MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menunjukkan kepedulian mendalam terhadap performa PSM Makassar yang tengah fluktuatif. Sosok yang akrab dengan sapaan Appi ini menyambangi markas latihan Pasukan Ramang di Stadion Kalegowa, Kabupaten Gowa, Senin (6/4/2026) sore.
Kehadiran mantan CEO PSM ini bukan sekadar kunjungan formal sebagai kepala daerah. Sebaliknya, Appi datang untuk membakar semangat para pemain setelah Juku Eja hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Persis Solo di kandang sendiri pekan lalu.
Ingatkan Filosofi Siri’ na Pacce
Dalam arahannya di pinggir lapangan, Appi menekankan pentingnya menjaga identitas bertarung tim kebanggaan Sulawesi Selatan ini. Ia merasa PSM saat ini seolah kehilangan sentuhan magis dan daya juang yang menjadi ciri khasnya selama puluhan tahun.
“Saya melihat langsung di Parepare kemarin, tim ini seperti kehilangan roh bertanding dan semangat untuk menang. Itulah alasan utama saya datang ke sini untuk berbicara langsung dengan manajemen dan pelatih,” ujar Appi.
Selanjutnya, ia meminta seluruh pemain untuk kembali menghidupkan filosofi Siri’ na Pacce. Menurutnya, nilai budaya lokal tersebut harus menjadi motor penggerak bagi pemain agar memiliki fighting spirit yang tinggi saat berduel di lapangan.
Dorong Perubahan Nyata di Tim
Meskipun menilai komposisi pemain saat ini cukup kompetitif, Appi menyarankan adanya perubahan manajerial atau strategi yang lebih segar. Ia menginginkan suasana tim yang dinamis agar para pemain, termasuk mereka yang jarang mendapat menit bermain, tetap termotivasi membuktikan kualitasnya.
“Klub sebesar PSM tidak pantas berada di posisi sulit. Tim ini memiliki sejarah besar dan tempat yang lebih terhormat. Namun, kita hanya bisa menuju ke sana jika bekerja keras secara kolektif,” tegasnya.
Selain itu, Appi berbagi pengalaman saat ia membawa PSM keluar dari zona sulit pada masa pandemi COVID-19 di Bali. Ia meyakini bahwa langkah-langkah efektif dan pendekatan mental yang tepat bisa menjadi titik balik kebangkitan tim di musim 2025/2026 ini.
Misi Bangkit di Laga Tandang
Kunjungan ini juga bertujuan memotivasi pemain menjelang laga krusial melawan PSIM Yogyakarta pekan depan. Appi berharap momentum kebangkitan bisa bermula dari laga tandang tersebut sebelum PSM kembali bertanding di depan pendukung sendiri.
“Jika kita bisa meraih momentum di Jogja, maka itu akan menjadi modal sangat penting saat kembali bermain di kandang. Pelatih harus menerapkan pola pressing maksimal dan dominan sejak awal laga,” tambah Appi.
Terakhir, ia optimis antusiasme suporter yang sempat menurun akan kembali membara. Syarat utamanya adalah PSM harus menunjukkan keseriusan untuk bangkit dan mempersembahkan kemenangan demi kemenangan bagi warga Makassar.
Comment