BONE, BERITA-SULSEL.COM— Jembatan Alekale Dusun Taka Desa Bengo Kecamatan Bengo terbangun kokoh dan kini telah diresmikan langsung oleh Bupati Bone, Kamis (7/5/26). Menelan anggaran Rp6,813 miliar, jembatan Alekale dibangun menggunakan Bantuan Keuangan Provinsi (BKP) Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2025/2026 dengan konstruksi dari girder baja komposit dengan panjang jembatan 30 meter serta lebar 6 meter.
Kepala Desa Bengo, Andi Arifin, mengatakan kondisi sebelumnya sangat memprihatinkan, apalagi jika tiba musim hujan. Jembatan yang menghubungkan Desa Bengo dengan Desa Mattaropuli tersebut kerap jadi akses bagi anak sekolah dari Dusun Taka. Namun, jika air sungai meluap, anak sekolah tidak berani melaluinya.
“Sebelumnya memang tidak ada jembatan, langsung turun ke sungai saja. Itu sungai di cor beton baru lewat diatasnya, nanti pada tahun 2019 baru di cor beton, jadi kalau musim hujan biasa anak sekolah dari dusun taka tidak berangkat ke sekolah karena jalan licin. Apalagi kalau banjir. Jadi kalau banjir biasa bikin jembatan darurat pakai bambu, diikat di pohon baru menyebrang, itupun hanya laki laki yang biasa lewat,” tutur Andi Arifin.
Arifin menambahkan bahwa sebenarnya sungai itu cukup dangkal, namun jika musim penghujan, airnya meluap sehingga sulit dilewati warga. Senang kini telah dibangunkan jembatan oleh pemerintah, Andi Arifin rupanya masih memendam keinginan lain dan menitip pesan kepada Bupati Bone.
“Sisa jalan mami karena masih banyak jelek dan sangat licin pada musim hujan. Kalau bisa pembangunan paving block di ruas jalan bengo dari taka ke malaka kurang lebih 14 kilometer,” tutupnya. (eka)
Comment