PINRANG, BERITA-SULSEL.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pinrang berkomitmen untuk terus meningkatkan efektivitas program pembangunan daerah. Oleh karena itu, pemerintah daerah kini mewajibkan setiap penyusunan program kerja berlandaskan pada data yang akurat, bukan lagi sekadar asumsi.
Wakil Bupati Pinrang, Sudirman Bungi, S.IP., M.Si., menegaskan hal tersebut saat memimpin Rapat Koordinasi Penyusunan Data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Rapat penting ini berlangsung di Ruang Rapat Bupati Pinrang pada Jumat (10/7/2026).
Menurut Sudirman, kualitas sebuah perencanaan sangat bergantung pada kemampuan para pemangku kepentingan dalam membaca, memahami, dan memanfaatkan data. Dengan demikian, kebijakan yang lahir akan menjadi lebih terarah dan mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat.
“Pembangunan daerah harus berlandaskan pada perencanaan, dan perencanaan yang baik basisnya adalah data. Karena itu, kita harus memahami data agar setiap indikator pembangunan dapat dicapai,” ungkap Sudirman di hadapan para peserta rapat.
Fokus pada Dampak Nyata Kesejahteraan
Selanjutnya, Sudirman menjelaskan bahwa tujuan utama pembangunan bukan sekadar menyelesaikan serapan anggaran atau menggugurkan program kerja. Sebaliknya, pemerintah daerah mengukur keberhasilan pembangunan dari dampak nyata yang menyentuh masyarakat secara langsung.
Sebagai contoh, indikator keberhasilan tersebut meliputi penurunan angka kemiskinan, berkurangnya tingkat pengangguran, serta peningkatan pendapatan masyarakat secara merata. Oleh karena itu, ia mengingatkan seluruh perangkat daerah agar segera mengubah pola pikir lama dalam menyusun anggaran.
“Jangan sampai terjadi repetisi program setiap tahun, tetapi tidak memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kita harus berubah dan terus berbenah. Menyusun perencanaan harus mampu membaca dan memahami data,” tegas Wabup Pinrang tersebut.
Apresiasi Sinergi Bersama BPS
Selain memberikan arahan kepada jajarannya, Sudirman juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Badan Pusat Statistik (BPS). Sebab, BPS senantiasa konsisten memberikan dukungan data makro yang akurat kepada Pemerintah Kabupaten Pinrang selama ini.
Bahkan, ia berharap sinergi yang kuat antara Pemkab Pinrang dan BPS dapat terus meningkat pada masa mendatang. Hubungan harmonis ini menjadi fondasi penting agar pemerintah mampu merumuskan kebijakan publik yang efektif, efisien, dan tepat sasaran.
“Mari kita membangun kesadaran untuk membaca dan memahami data. Dengan data yang baik, kebijakan yang diambil akan semakin tepat, pembangunan akan lebih efektif, dan manfaatnya benar-benar dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Kabupaten Pinrang,” pungkas Sudirman.
Comment