Dibiayai BRIN, Dosen UNM Bantu Petani Jagung Tadah Hujan Bantaeng

Dibiayai BRIN, Dosen UNM Bantu Petani Jagung Tadah Hujan Bantaeng

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Tiga dosen Universitas Negeri Makassar, Dr. Ir. Yasdin, S.P., M.Pd., M.Sc., IPM, Prof. Dr. Ir. Husan Syam, MTP., Asean Eng., dan Rahmansah, S.Pd., MT mendiseminasikan produk teknologi ke masyarakat di Kabupaten Bantaeng.

Ketiga dosen Fakultas Teknik tersebut menyasar kelompok petani tadah hujan sebagai mitra. Produk teknologi yang didiseminasikan ke kelompok petani tadah hujan berupa mesin pompa air dan mesin pemipil jagung mini berbahan bakar gas.

“Selama ini petani tadah hujan kesulitan untuk mengairi lahan. Saat produksi jagung mereka juga memiliki kendala lain. Para petani memipil jagung dengan cara manual. Hanya menggunakan tangan atau alat sederhana berupa gerigi ban. Tentu ini butuh waktu lama, ” kata Yasdin yang menjadi ketua tim program diseminasi ini.

Yasdin yang juga Kepala Pusat Riset dan Inovasi Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Negeri Makassar menambahkan, kegiatan diseminasii ini membantu para petani mendesain hingga mengoperasikan dan memperbaiki mesin pemipil jagung.

“Dengan pelatihan ini, petani setidaknya memiliki pengetahuan yang diharapkan dapat mengurangi biaya operasional,” tambah Yasdin yang menyelesaikan program doktoralnya di Universitas Negeri Yogyakarta.

Sementara itu, salah seorang petani, Daeng Binang menyampaikan penghargaan atas bantuan yang diberikan oleh tim Universitas Negeri Makassar.

“Ini sangat membantu kami. Banyak pengetahuan yang daoat kami terima. Produk teknologi yang diberikan juga membantu kami lebih efisien dalam belerja,” kata Daeng Binang yang Ketua Kelompok Tani Sengka.

Produk teknologi yang diberikan tim Universitas Negeri Makassar merupakan program Produk Teknologi yang Didesiminasikan ke Masyarakat yang dibiayai oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional tahun anggaran 2021. (*)


Comment