6.983 Wisatawan Padati Bantimurung Selama Libur Idul Adha, Sumbang PAD Rp235 Juta

Ribuan wisatawan memadati kawasan air terjun Taman Wisata Alam Bantimurung Maros saat menikmati masa libur Idul Adha.

MAROS, BERITA-SULSEL.COM – Taman Wisata Alam (TWA) Bantimurung di Kabupaten Maros kembali menjadi primadona utama bagi masyarakat untuk mengisi waktu libur. Sepanjang momentum libur panjang Idul Adha 1447 Hijriah, ribuan wisatawan lokal maupun luar daerah berbondong-bondong memadati destinasi wisata alam yang terkenal dengan air terjun dan kerajaan kupunya ini.

Lonjakan kunjungan yang sangat signifikan ini membawa dampak positif langsung bagi perekonomian daerah. Berdasarkan data resmi, total kunjungan pelancong sukses menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga mencapai ratusan juta rupiah hanya dalam kurun waktu beberapa hari.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Maros, Ferdiansyah, mengonfirmasi kabar gembira tersebut. Ia menjelaskan bahwa antusiasme masyarakat untuk berlibur ke Bantimurung pada tahun ini tergolong sangat tinggi.

Kunjungan Memuncak pada Hari Kedua Lebaran

Ferdiansyah memerinci bahwa total pelancong yang memadati TWA Bantimurung selama periode liburan tersebut mencapai 6.983 orang. Dari keseluruhan angka kunjungan itu, pihak pengelola mencatat kontribusi PAD bersih sebesar Rp235.630.000 untuk Pemerintah Kabupaten Maros.

“Kami melihat arus kedatangan pelancong mulai mengalir sejak hari pertama Idul Adha. Namun, puncak kepadatan pengunjung justru terjadi pada hari kedua lebaran, tepatnya pada hari Selasa,” ungkap Ferdiansyah saat memberikan keterangan kepada media.

Jika melihat data harian, hari pertama Idul Adha mencatat kunjungan sebanyak 1.341 wisatawan dengan perolehan PAD sebesar Rp44.330.000. Selanjutnya, angka tersebut melonjak tajam pada hari kedua dengan kehadiran 3.644 wisatawan yang menghasilkan pendapatan senilai Rp123.630.000. Sementara itu, pada hari ketiga, tren kunjungan mulai melandai ke angka 1.998 wisatawan dengan sumbangan PAD senilai Rp67.670.000.

Bupati Maros Apresiasi Kinerja Pengelola Wisata

Secara terpisah, Bupati Maros, Chaidir Syam, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas capaian positif sektor pariwisata ini. Menurutnya, lonjakan angka kunjungan tersebut membuktikan bahwa TWA Bantimurung masih memegang posisi kuat sebagai destinasi liburan keluarga yang aman, nyaman, dan memikat.

Meskipun demikian, Chaidir mengingatkan jajaran Disparpora dan para petugas lapangan agar tidak cepat berpuas diri. Ia meminta pengelola untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga kebersihan area wisata, serta memastikan aspek keselamatan para pengunjung tetap menjadi prioritas utama.

“Tentu kita bersyukur karena pariwisata Maros terus bergeliat dan mampu mendongkrak pendapatan daerah. Namun, pelayanan terbaik dan kenyamanan wisatawan harus tetap kita nomor satukan agar mereka selalu rindu untuk kembali ke Maros,” tutur Chaidir secara optimis.

Fasilitas Lengkap Jadi Daya Tarik Utama

Selain keindahan air terjun dan kesejukan alamnya, TWA Bantimurung kini menawarkan berbagai fasilitas penunjang yang semakin memanjakan para pengunjung. Mulai dari area pemandian yang ramah anak, jembatan gantung yang menantang, hingga museum kupu-kupu yang edukatif.

Beberapa wisatawan mengaku sengaja memilih Bantimurung karena lokasinya yang relatif dekat dari Kota Makassar dan memiliki akses jalan yang sangat memadai. Oleh karena itu, destinasi ini selalu menjadi pilihan paling rasional bagi keluarga yang ingin menikmati libur lebaran tanpa harus melakukan perjalanan luar kota yang melelahkan.


Comment