MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK dan Hari Ulang Tahun (HUT) Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Tahun 2026 di Kota Makassar resmi berakhir pada Ahad (12/7/2026). Selama kegiatan berlangsung, berbagai program, diskusi, dan pameran sukses menjadi wadah strategis untuk memperkuat peran kedua lembaga tersebut dalam mendukung pembangunan daerah.
Puncak peringatan HKG PKK sendiri berlangsung di Hotel Claro Makassar. Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua Dekranas sekaligus Pembina TP PKK Selvi Ananda Rakabuming, Ketua Umum TP PKK Pusat Tri Tito Karnavian, serta jajaran pengurus dari seluruh Indonesia.
Sementara itu, Trans Studio Mall Makassar menjadi lokasi penutupan rangkaian HUT Dekranas. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian bersama Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman turut menghadiri acara penutupan tersebut bersama para pengurus Dekranasda se-Indonesia.
Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kabupaten Pinrang, Sri Widiati A. Irwan, mengikuti seluruh rangkaian acara ini dengan antusias. Setelah mengikuti kegiatan tersebut, ia menegaskan kembali komitmennya untuk terus menjadikan TP PKK sebagai mitra strategis Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pinrang.
Menurut Sri Widiati, TP PKK tidak hanya berperan dalam pemberdayaan keluarga. Lebih dari itu, organisasi ini menjadi penggerak berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari sektor kesehatan, pendidikan, ketahanan pangan, hingga ekonomi rumah tangga.
“TP PKK akan terus hadir sebagai mitra pemerintah dalam setiap program pembangunan. Harapan kita, seluruh program yang berjalan benar-benar mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup keluarga di Kabupaten Pinrang,” ungkap Sri Widiati.
Selain fokus pada pemberdayaan keluarga, Sri Widiati juga memberikan perhatian besar pada sektor kerajinan daerah. Sebagai Ketua Dekranasda Pinrang, ia bertekad mendorong pertumbuhan kerajinan lokal sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan.
Ia menilai Kabupaten Pinrang memiliki potensi kerajinan yang sangat besar. Oleh karena itu, pemerintah dan pengurus akan terus memberikan dukungan lewat pembinaan, peningkatan kualitas produk, promosi, hingga perluasan akses pasar.
“Ketika pengrajin tumbuh dan berkembang, masyarakat akan merasakan langsung manfaatnya. Lapangan usaha akan semakin terbuka, pendapatan keluarga meningkat, dan pada akhirnya turut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” lanjutnya.
Selanjutnya, Sri Widiati berharap ilmu, pengalaman, dan jejaring yang didapatkan selama acara di Makassar dapat segera diterapkan di Pinrang. Dengan demikian, program pemberdayaan masyarakat dan pengembangan usaha kerajinan bisa berjalan jauh lebih optimal.
Dukungan penuh dari pemerintah daerah juga terlihat nyata dalam agenda ini. Sekretaris Daerah Kabupaten Pinrang, A. Calo Kerrang, turut hadir mengawal penutupan acara sebagai bentuk komitmen Pemkab Pinrang dalam memajukan sektor ekonomi kreatif demi kesejahteraan masyarakat.
Comment