Atasi Krisis Kekeringan, Elnusa Petrofin dan UMKM Binaan PLUT Gelontorkan 170 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Maros

Atasi Krisis Kekeringan, Elnusa Petrofin dan UMKM Binaan PLUT Gelontorkan 170 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Maros

MAROS, BERITA-SULSEL.COM – PT Elnusa Petrofin bersama pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) binaan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) mengambil langkah nyata. Mereka menyalurkan bantuan sebanyak 170 ribu liter air bersih demi meringankan beban masyarakat Kabupaten Maros.

Wilayah ini sedang menghadapi ancaman krisis air bersih akibat hantaman kekeringan ekstrem. Oleh sebab itu, berbagai pihak bergerak cepat untuk menyuplai kebutuhan air bagi warga terdampak.

Bupati Maros, AS Chaidir Syam, memberikan apresiasi tinggi atas kepedulian pihak swasta dan para pelaku usaha tersebut. Selain itu, ia menjelaskan bahwa bantuan ini sangat berarti untuk memenuhi kebutuhan air minum dan sanitasi harian warga.

“Kami sangat terbantu oleh aksi sosial ini karena masyarakat sangat membutuhkan pasokan air bersih di tengah kemarau panjang,” ujarnya saat menerima bantuan secara simbolis.

Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa kondisi sumber air baku di daerahnya mengalami penurunan debit secara drastis. Dari total empat instalasi pengolahan air yang tersedia di Maros, kini hanya tersisa dua instalasi saja yang masih beroperasi secara normal, yakni Instalasi Pengolahan Air (IPA) Bantimurung dan IPA Amarang.

Oleh karena itu, pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan berbagai perusahaan dan elemen masyarakat untuk memperluas jangkauan distribusi air bersih ke titik-titik yang paling rawan.

Di sisi lain, perwakilan manajemen Elnusa Petrofin menegaskan bahwa aksi kepedulian ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat sekitar wilayah operasional. Selain itu, keterlibatan UMKM binaan PLUT menunjukkan adanya kolaborasi yang kuat antara dunia usaha dan pelaku ekonomi lokal dalam merespons bencana kekeringan.

Selain menyalurkan bantuan logistik air, pemerintah setempat juga mengimbau seluruh warga untuk menghemat penggunaan air bersih sehari-hari. Bahkan, pihak pemkab mengajak warga untuk menggelar salat minta hujan agar kemarau panjang segera berlalu.

“Kami sudah meminta seluruh masjid agar menggelar salat Istisqa. Semoga Allah membantu kita semua dan krisis air bersih ini segera berakhir,” pungkas Chaidir Syam.


Comment