
MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar Musafir Pababari akhirnya membatalkan sistem parkir berbayar dilingkup kampus yang rencananya diberlakukan Januari mendatang.
Hal itu tertuang dalam surat pernyataan per tanggal 19 Desember 2016 yang ditandatangani Rektor diatas materai. Baca Juga : Foto. Ribuan Mahasiswa UIN Duduki Rektorat
“Menyatakan tidak akan memberlakukan sistem auto parking (parkir berbayar) dalam lingkup UIN Alauddin Makassar,” tulis Musafir Pababari dalam surat pernyataan itu, Senin (19/12/2016). Baca Juga : Foto Tarif Parkir UIN Alauddin Makassar beredar, Mahasiswa ancam Demo
Tidak hanya itu, Musafir Pababari juga siap bertanggung jawab jika dikemudian hari pernyataan tersebut dilanggar. Baca Juga : Mahasiswa Tolak Parkir Berbayar UIN Alauddin Gowa
“Demikian surat peryataan ini kami buat, dan siap bertanggung jawab (di pidana) jika dikemudian hari pernyataan ini dilanggar,” tambahnya.
Diberitakan sebelumnya, ribuan mahasiswa melakukan aksi demonstrasi di gedung rektorat mendesak rektor membatalkan rencana pemberlakuan sistem parkir berbayar. (ramdhan akbar)
Comment