Tahanan Nyaris Kabur di Bone, Begini Ceritanya

ilustrasi
ilustrasi

BONE, BERITA-SULSEL.COM – Belum sempat menjalani sidang, dua tahanan Kejaksaan Watampone, Afri dan Budi, malah berusaha kabur saat turun dari mobil tahanan yang terparkir di halaman kantor Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Watampone, jalan MT Haryono, Kelurahan Macanang, Kabupaten Bone, Rabu (11/1/17) sekitar pukul 14.00 wita.

Seperti biasa, para tahanan dikawal oleh empat pegawai kejaksaan, namun satu orang ijin sakit, juga ada dua petugas kepolisian yang ditugaskan untuk berjaga depan ruang tahanan. Saat itu, petugas kepolisian sedang membuka ruang tahanan sementara pegawai kejaksaan menurunkan para tahanan dari mobil.

Baca Juga : Wahhh…Rupanya Harga Cabai di Kampung Mentan, Bone Tak Sepedas Rasanya

Melihat adanya peluang, Afri yang sedang membawa kotak nasi untuk makan siang para tahanan, langsung melompat dan lari menuju jalan raya depan kantor Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Watampone. Namun karena kondisi jalan yang agak ramai, hanya berjarak beberapa ratus meter, Afri dan Budi berhasil dibekuk oleh pihak kejaksaan, pengadilan, polisi dan masyarakat sekitar yang ikut mengejar mereka.

Baca Juga : Pulang Kampung, Mentan Ajak Investor Kunjungi Pabrik Gula di Bone

Kasi Pidum Polres Bone, Adnan Hamzah, mengatakan tidak menyangka tahanan tersebut tiba-tiba lari, namun beruntung keduanya bisa dikejar dan dimasukkan kembali ke ruang tahanan Pengadilan Negeri Watampone. Adnan menambahkan kalau kejadian ini akan menjadi pelajaran dan akan segera di evalusi.

“Yang mau kabur tadi keduanya tahanan kasus narkoba. Ada 16 tahanan yang dibawa dan biasanya mereka memang tidak diborgol karena khawatir terjadi sesuatu di jalan,” ujar Adnan.

Baca Juga : Harga Cabai Naik, Mentan Pilih Pulang Kampung ke Bone

Terpisah, Hakim Pengadilan sekaligus humas Pengadilan Negeri Watampone, Hamka SH MH, menyayangkan lemahnya pengamanan, namun dalam hal ini pihaknya juga tak ingin lepas tangan. Kondisi bangunan kantor yang belum rampung serta tidak adanya pagar penutup menjadi salah satu penyebab mudahnya tahanan melarikan diri.

“Nanti kedepannya akan jadi masukan, saya akan koordinasi dengan pihak kantor pengadilan karena saat ini bangunan kantor masih dalam tahap renovasi” jelas Hamka. (Eka)


Comment