
MALILI, BERITA-SULSEL.COM – Bendungan atau penampungan air milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Luwu Timur yang berada di wilayah Desa Puncak Indah yang merupakan sumber air minum bagi masyarakat wilayah Kecamatan Malili dan khususnya desa Puncak Indah.
Air ini mulai tercemar dengan adanya aktifitas pengunjung dari berbagai kalangan, termasuk masyarakat sekitar dengan menjadikannya sebagai objek wisata permandian tanpa mempertimbangkan bahaya dan resiko pencemaran.
Baca Juga : Tiga Pegawai BNI Cabang Malili Lutim Mengalami Kecelakaan Tragis
Bahkan saat berita-sulsel.com melakukan kunjungan atau pengamatan dilokasi bendungan tersebut, ada juga pengunjung dari kalangan anak-anak yang tanpa sadar memanjat dan melompat dari ketingian atap betong Camp yang hanya memiliki ketebalan 5 cm dengan sangat berisiko bahaya diatas pagar besi dan cor betong, bahkan bak penampungan air pada pipa hisappun di tempati renang dengan sangat berisiko bahaya.
Baca Juga : Ribuan Warga Lutim Sambut Hari Amal Bhakti Kementerian Agama ke-71
Iskandar salah satu warga desa Puncak Indah mengatakan bahwa, Akibat bendungan PDAM dijadikannya kolam renang oleh pengunjung dan warga dikarenakan kurangnya objek wisata permandian yang dekat diwilayah tersebut dan ini perlu perhatian penuh dari pemerintah daerah dan semua pihak sebelum ada korban. Ungkapnya di warkop Adoption, Sabtu (14/01/2017).
Baca Juga : Proyek Jalan Seret Nama Adik Bupati Lutim
Sementara itu Muhammad Cakir Kepala desa Puncak Indah mengatakan, Pihaknya akan segera melakukan antsipasi dan komunikasi dengan PDAM secepatnya demi menjaga kebersihan air serta resiko bahaya, ungkapnya saat ditemui berita-sulsel.com di kantor desa Puncak Indah dua hari yang lalu. (elu)
Comment