Warga Cakkebone Ditolak Kades Saat Minta Keterangan Tidak Mampu di Bone, Ini Alasannya

Muh Ramli

BONE, BERITA-SULSEL.COM – Pelayanan buruk dalam birokrasi memang bukanlah hal baru, dan ini pula yang dialami Muh Ramli (48), warga Desa Cakkebone Kecamatan Awangpone Kabupaten Bone.

Saat ditemui dirumah kerabatnya, Kamis (16/3/17) malam, Ramli mengaku sangat kecewa karena tidak pernah menerima pelayanan dari Kepala Desa, Umi Kalsum, yang sudah menjabat selama dua periode setelah sebelumnya dijabat oleh suami Umi Kalsum.

Baca Juga : Kontroversi Hari Jadi Bone, Ketua AJK Angkat Bicara

“Saya minta surat keterangan tidak mampu karena mau urus BPJS, tapi ditolak sama kades karena katanya saya orang mampu,” ujar Ramli.

Saat ini, putri bungsu Ramli, Mustika Rahma (9) sedang dirawat di Rumah Sakit karena sakit typus yang dideritanya. Ramli mengaku sudah lama tidak diberi pelayanan oleh kades karena dirinya tidak memilih Umi Kalsum saat Pilkades lalu.

Baca Juga : Tingkatkan Pelayanan, Polres Bone Sosialisasikan Slogan Baru Polisi Sahabat Semua

“Sejak saya bukan lagi aparat desa, semua bantuan saya dihentikan, termasuk raskin, bahkan sekarang surat keterangan tidak mampu yang saya minta juga ditolak dengan alasan saya orang mampu. Memang saya punya mobil tiga, tapi itu mobil tua, malah satu sudah tidak bisa jalan dan yang satu lagi masih cicil,” tutur Ramli.

Ketika dihubungi, Kades Cakkebone, Umi Kalsum, membantah kalau Ramli dipersulit mendapatkan surat keterangan tidak mampu, malah menurutnya Ramli adalah orang kaya dan tidak layak dibantu. Yang terdata di Desa Cakkebone hanya 120 kepala keluarga yang tergolong tidak mampu.

“Bukan saya persulit, tapi memang dia orang kaya, itu ada aturannya yang mana tergolong mampu, kalau dia saya masukkan tidak mampu, warga saya yang lain ikut tidak mampu. Kalau memang mau ambil BPJS kenapa tidak ambil saja BPJS mandiri” ujarnya dengan nada kesal.

Baca Juga : Casting Film Pamanca, Norman Kamaru Bakal Pilih Orang Bone

Ramli sendiri tidak bisa berbuat apa-apa lagi dengan kondisi ekonomi yang dialami keluarganya sekarang apalagi putrinya masih terbaring di rumah sakit.

“Saya memang mau ambil BPJS mandiri, tapi sekarang saya butuh surat keterangan tidak mampu sambil sementara menunggu BPJS karena itu butuh 14 hari baru keluar sedangkan anak saya sudah di rumah sakit” terang Ramli.

Ramli tak mampu menyembunyikan kekecewaannya karena perlakuan kades Cakkebone bukan kali ini saja dan bukan hanya kepada dirinya.

“Bukan cuma saya yang tidak diberi pelayanan, semua warga yang tidak mendukung dia waktu pemilihan juga diberi perlakuan sama. Saya juga sudah coba datangi camat tapi tetap saja ditolak karena kades sudah telepon camat duluan” keluhnya. (Eka)


Comment