Konflik Politik di Palopo Diminta Tidak Dibawa ke Pembinaan Olahraga

Mirdan Middin

PALOPO, BERITA-SULSEL.COM – Pemerhati dan pengamat olahraga Sulawesi Selatan akhirnya angkat bicara menanggapi kisru Pemerintah Kota Palopo vs Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Palopo, jelang pelaksanaan event Pra PORDA dan PORDA 2018.

Pemerhati dan Pengamat Olahraga, Mirdan Middin kepada berita-sulsel.com via telepon, Senin siang (29/5/17), mengatakan tidak ada alasan bagi pihak Pemerintah Kota Palopo dan KONI Palopo untuk tidak memperhatikan persiapan cabang olahraga di Palopo yang akan bersiap berlaga pada event Pra PORDA dan PORDA.

Baca Juga : Marak Balapan Liar, Komisi I DPRD Palopo Hearing Kapolres

“Tidak ada alasan untuk tidak diperhatikan, termasuk mengenai pendanaan cabor dan atlet menju event Pra PORDA, maupun PORDA, jangan sampai pendanaannya sengaja ditahan-tahan, jika itu terjadi kami anggap pihak Pemkot tidak mendukung pembinaan olahraga di daerahnya, “ujar Mirdan.

Baca Juga : Video. Balapan Liar Marak di Palopo, Mana Polisi?

Selain itu, Mirdan yang juga mantan Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI Sulsel tersebut mengingatkan kepada Pemkot Palopo dan juga pihak pengurus KONI Sulsel untuk tidak membawa konflik politik Pilwalkot ke pembinaan olahraga.

“Kita mengetahui saat ini Palopo tengah menghadapi Pilkada, dan jangan bawa-bawa konflik politik dalam pembinaan olahraga, jika pihak Cabor gagal berlaga di Pra PORDA dan PORDA maka kami anggap pihak Pemkot gagal melakukan pembinaan, dan itu dapat kami laporkan, “tegas Mirdan.

Baca Juga : Balapan Liar Marak di Ahmad Yani Palopo, Polisi Tiba Saat Balapan Telah Selesai

Sementaran itu, saat ini beredar di media sosial surat terbuka yang ditujukan kepada KONI Pusat mengenai kondisi pembinaan olahraga di Palopo, yang nampak miris jelang event adu gengsi antar kabupaten/kota se-Sulsel PORDA Pinrang 2018.(zadly)
Area lampiran


Comment