
MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Portal online BERITA-SULSEL.COM telah membuka polling pemilihan Wali Kota Makassar sejak Minggu (4/6/2017). Setelah satu bulan polling ini dibuka, posisi pertama ditempati oleh akademisi plus politisi Andi Mustaman.
Hingga, Selasa (18/7/2017) pukul 15.30 Wita, Andi Mustaman atau yang akrab dengan nama Aman bertengker diurutan pertama dengan persentase suara 27 persen.
Posisi kedua ditempati Ketua DPRD Kota Makassar Farouk M Beta (19 persen) dan Anggota DPRD Kota Makassar Iqbal Djalil (15 persen) diurutan ketiga.
Adapun calon lainnya mendapatkan polling tidak lebih dari 10 persen. Diposisi empat ada Wakil Wali Kota Makassar Syamsu Rizal atau Deng Ical (10 persen) kemudian disusul secara berturut-turut oleh petahana Danny Pomanto (6 persen) Ketua PDI-P Kota Makassar Bahar Machmud serta Ketua NasDem Kota Makassar Rachmatika Dewi Yustisia (5 persen) dan anggota DPRD Kota Makassar Mudzakkir Ali Djamil (4 persen)
Diposisi sembilan dan seterusnya ada nama Wakil Ketua DPRD Kota Makassar Adi Rasyid Ali, Kadis Pendidikan Sulsel Irman Yasin Limpo, politisi Gerindra Izradi Zaenal, Direktur PDAM Kota Makassar Haris Yasin Limpo, Anggota DPRD Sulsel Sri Rahmi dan politisi Gerindra Nunung Dasniar yang masing-masing mendapatkan perolehan suara 1 persen.
Calon lainnya seperti politisi Demokrat Andry Arief Bulu, Jubir Wapres Husain Abdullah, Anggota DPRD Kota Makassar Hamzah Hamid dan politisi Golkar Rusdin Abdullah belum mampu bersaing. Dimana perolehan mereka masih 0 persen.
Diketahui, figur yang masuk dalam polling ini adalah mereka yang resmi mendaftar di sejumlah partai politik. Hingga saat ini belum ada figur yang menyatakan akan melalui jalur independen maju Pilwalkot Makassar 2018 mendatang.
Sejak awal dibukanya polling berbasis ‘one IP, one vote’ ini, nampak simpatisan masing-masing bakal calon berusaha mensosialisasikan jagoannya melalui media sosial dengan mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi memberikan votenya.
Berada diurutan pertama tidak membuat tim pemenangan Aman menjadi jumawa. Menurut mereka, polling tersebut hanya bersifat sementara dan merupakan bagian dari simulasi media massa dalam menguji popularitas dan elektabilitas bakal calon Wali Kota melalui media sosial.
“Tapi setidaknya polling ini menunjukkan antusiasisme masyarakat Kota Makassar yang mulai merindukan pemimpin yang berbeda dengan pemimpin masa lalu dalam menyongsong perubahan Kota Makassar,” kata tim pemenangan Aman, Asri saat ditemui di Media Center Aman for Makassar 2018, Selasa (19/7/2017)
Comment