
BERITA-SULSEL.COM – Hingga 100 hari pasca peristiwa jatuhnya crane Mekah yang menewaskan ratusan jemaah calon haji, dan melukai sedikitnya 238 orang jemaah calon haji, kini keluarga para korban mulai mempertanyakan janji pemerintah kerajaan Arab Saudi.
Seperti yang telah di lansir beberapa media, baik elektronik, online maupun cetak, pada tanggal 11 September 2015, pemerintah kerajaan Arab Saudi melalui Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia,
Mustafa bin Ibrahim al-Mubarak kala menggelar konferensi pers di kantornya pada Jumat (18/9/2015) silam, ia berjanji akan memberikan santunan berupa uang sebanyak 1 juta Riyal untuk korban yang meninggal dunia, dan 500 ribu Riyall bagi korban yang mengalami cacat permanen.
Namun, hingga 100 hari pasca peristiwa tersebut, belum juga ada tanda tanda pemerintah Arab Saudi akan menunaikan janjinya.
107 jemaah calon haji meninggal dalam peristiwa tersebut, satu di antaranya adalah Darwis bin Rahim (40), warga Dusun Maremme, Desa Salasae, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel),
Kepada berita-sulsel.com, Aditya Nugraha adik ipar almarhum Darwis mengungkapkan melalui sambungan telfon bahwa, sampai pada hari ini Selasa 22 Desember, belum juga ada satu sen pun bantuan yang dia terima,
bahkan kata Aditya, pertengahan bulan November lalu, pihak Kemenag kabupaten Bulukumba, telah meminta dokumen kepada keluarga korban untuk pengurusan klaim asuransi jiwa dari Asuransi Mega Life, namun lagi lagi sampai hari ini belum juga ada kejelasan.
“Pertengahan November kemarin sudah kami lengkapi berkasnya dan lansung saya serahkan ke kemenag Bulukumba, melalui Kasi Haji dan Umrah Andi Mapparola” ungkap Aditya Selasa (22/12/2015).
Di konfirmasi melalui telpon genggamnya kakanwil Agama Provinsi Sulawesi Selatan, H. Wahid Thahir, membenarkan hal itu bahwa hingga sekarang belum juga ada kejelasan dari Mentri agama, tapi Insya Allah tetap kita usahakan.
“Sabar saja dulu untuk sementara semua masih berproses, dan Insya Allah tetap kita upayakan sampai tuntas, menteri agama sendiri yang melakukan komunikasi ke Raja Arab Saudi pak, jadi kita tunggu saja” ucap H. Wahid Thahir. (Heri)
Baca Juga
Lakalantas Motor Kembali Terjadi di Poros Bulukumba-Sinjai
Syukri – Tomy Sapa Simpatisan dan Masyarakat Bulukumba Via FB
Andalkan Suami Polisi, Bidan di Bulukumba Gunakan Plat Palsu
Comment