Danny Pomanto : Kami Diserang Polisi

Danny Pomanto : Kami Diserang Polisi
Danny Pomanto : Kami Diserang Polisi

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Bentrok antara oknum aparat kepolisian dengan Satpol PP di Balaikota, Minggu, 7 Agustus dini hari tadi ditanggapi bijak Walikota Makassar, Moh Ramadhan Pomanto. Namun, Danny menyayangkan terjadinya penyerangan di kantor Balai Kota Makassar. Setelah perselisihan yang terjadi di Anjungan Pantai Losari pada Sabtu malam, anggota kepolisian tiba-tiba melakukan penyerangan terhadap kantor Balai Kota Makassar.

Orang nomor satu Makassar ini tidak terkesan membela dan sudah tentu tak juga menyalahkan bawahannya di Satpol PP. “Sebenarnya, peristiwa ini diawali cekcok biasa oleh oknum. Saya tegaskan ini bukan bentrok dua institusi tapi oknum. Kita serahkan ke jalur hukum untuk menangani persoalan ini,” katanya kepada sejumlah wartawan di Balaikota, Minggu (7/8/2016).

Sebelumnya, Walikota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, sudah bertemu dengan petinggi TNI-Polri dan bersepakat untuk menjaga kota aman dan terkendali.

Baca Juga

Polisi Serang Markas Satpol PP Makassar

Ini Kata Kapolda Sulselbar Soal Serangan Polisi ke Markas Satpol PP

“Saya sudah ketemu dengan Kapolrestabes Makassar, Dandim. Kami sepakat mengutamakan keamanan kota tetap terjaga. Saya juga mengucapkan turut berbela sungkawa atas meninggalnya anggota kepolisian dalam bentrokan itu,” kata Walikota Makassar, yang akrab disapa Danny.

Danny menjelaskan, saat penyerangan yang dilakukan beberapa oknum polisi di Kantor Balai Kota Makassar, anggota Satpol PP berada di ruangannya sedang beristirahat. Buktinya, darah-darah berceceran di dalam ruangan peristirahatan anggota Satpol PP. “Kami juga punya rekaman CCTV kok yang membuktikan,” tuturnya.

Terkait langkah selanjutnya yang akan ditempuh, Danny menyerahkan proses hukumnya kepada aparat kepolisian. Meski begitu, Danny juga menyiapkan upaya-upaya hukum.

“Kami juga korban. Jadi biarkan polisi yang memproses hukum. Kami juga tetap menyiapkan upaya-upaya hukum. Kami yang diserang,” ujarnya. (*)


Comment