
MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Markas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Makassar di kantor Balaikota di Jalan Ahmad Yani, Sabtu (6/8/2016) sekira pukul 23.40 Wita diserang puluhan orang oknum polisi dari Satuan Sabhara.
Penyerangan ini disinyalir buntut dari keributan oknum Satpol PP Makassar dengan dua anggota Sabhara di aeral Anjungan Losari, Sabtu (6/8/2016), sekira pukul 19.45 Wita. Perkelahian dilakukan antara Hadryatno, Anggota Satpol PP Makassar dengan 2 orang oknum anggota Sabhara, yakni Bripda Hendrik dan Bripda Asmat.
Berdasarkan keterangan Handryatno yang saat itu melaksanakan pengamanan acara Nikah Massal di area parkir Anjungan Pantai Losari menegur dua oknum polisi berboncengan mengendarai sepeda motor dinas Trail Polisi melaju kencang masuk ke areal parkir Anjungan Pantai Losari.
“Mereka masuk naik motor trail dinas melaju kencang masuk ke Anjungan Pantai Losari. Kemudian saya tegur, namun mereka (oknum Anggota Sabhara) tidak menghiraukannya. Tidak lama kemudian mereka memarkir motornya dan langsung menuju ke saya dan berkata “Ada apa, saya ini Aparat?”. Saya kemudian menjawab “Saya tahu Bapak Aparat tapi pelan-pelan,” kata Handryanto.
Hadryanto menambahkan, saat itu, salah satu dari oknum polisi tersebut menarik kera bajunya dan menendang bagian perutnya. Merasa tidak terima atas perlakuan itu, Handryatno membalas pukulan ke arah oknum polisi tersebut. “Dia tarik kerja baju saya terus menendang perut saya. Saya kemudian membalas memukul,” kata Handryanto.
Kasat Pol PP Makassar, Iman Hud yang menerima informasi kemudian menuju ke lokasi dan langsung melerai perkelahian tersebut. Kedua oknum polisi tersebut kemudian meninggalkan lokasi, namun sambil mengeluarkan kalimat mengancam. “Tunggu saya di sini saya panggil teman-teman saya,” tambah Handryanto.
Guna menghindari keributan, sekitar pukul 20.15 Wita, 1 Kompi Anggota Satpol PP yang saat itu melaksanakan pengamanan diminta meninggalkan Anjungan Pantai Losari menuju ke Markas di kantor Balaikota, Jl Ahmad Yani Kota Makassar.
Tak lama berada di Markas, sekitar 50 orang yang diduga oknum anggota Sabhara dari Polda Sulsel melakukan penyerangan ke dalam kantor Balikota. Dalam aksi tersebut, para pelaku terlihat menembakan gas air mata dan amunisi karet.
Dalam kejadian ini tercatat 14 korban dari kubu Satpol PP Makassar. 2 anggota Satpol PP dan 1 warga sipil dirujuk ke RS Bhayangkara karena mengalami luka. Sementara korban lainnya diamankan ke Mapolrestabes Makassar. Sejumlah sepeda motor yang terparkir di Markas Satpol PP ikut rusak.
Setelah melakukan penyerangan, puluhan pelaku kemudian meninggalkan lokasi. Kapolrestabes Makassar, Kombes Rusdi Hartanto yang menerima informasi langsung memimpin apel pengecekan personil guna menghindari adanya bentrokan susulan. Hingga berita ini diturunkan, 3 anggota Satpol PP Makassar masih dimintai keterangan di ruang SPKT Polrestabes Makassar. (*)
Comment