Danny Pomanto : Perilaku Korup Guru di Makassar “Mendarah Daging”

ilustrasi suap
ilustrasi suap

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto menyesalkan sikap perilaku guru yang korup dengan melakukan pungutan liar. Pasalnya, modus yang digunakan sekolah untuk meminta sejumlah uang kepada murid sekolah tergolong baru yakni meminta biaya kursus atau les kepada murid.

Kata Danny, sapaan akrab Moh Ramdhan Pomanto, semua kegiatan dengan permintaan sumbangan secara memaksa atau menentukan nominal bisa dilaporkan. Apalagi tanpa sepengetahuan pihak terkait.

“Meminta uang dengan sebutan sumbangan adalah modus baru, oknum guru yang melakukan hal tersebut harus diberi sanksi tegas,” jelas Danny, Selasa, (24/5/2016)

Danny menganggap, perilaku guru dengan cara meminta uang sumbangan sudah menjadi tradisi lama, bahkan mendarah daging. Untuk itu, pihaknya memaksimalkan pengawasan terkait pungli atau kekerasan terhadap murid.

“Saya tahu kebiasaan lama para guru, mereka masih sulit menghilangkan hal tersebut. Untuk itu, sanksi berat maupun pemecatan akan mereka hadapi,” ujarnya.

Sebelumnya, SMA Negeri 5 Makassar dilaporkan para orang tua murid dengan adanya biaya les atau kursus. Bahkan jumlahnya tidak wajar, hal ini diperparah dengan ancaman dari para guru yang menahan ijazah kelulusan alumninya.

Dari laporan tersebut, Danny Pomanto meminta Dinas Pendidikan Kota Makassar bersikap tegas dan memaksimalkan pengawasan sekolah agar tidak melakukan pungutan liar. (*)

Baca Juga

Danny Pomanto Ajak Warga Makassar Memakmurkan Masjid

Sry Rohaya, Guru SD Sudirman II Terancam Dipecat

Danny Pomanto Mulai Pembangunan Gedung DPW Hikma


Comment