
MAKASSAR, berita-sulsel.com – Calon Bupati Soppeng, Lutfi Halide (LHD) mengaku hingga saat ini masih menunggu restu Partai Golongan Karya (Golkar) untuk menjadi kendaraanya di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Soppeng Desember tahun ini.
Hal ini disampaikan Lutfi Halide usai menjadi pembicara pada diskusi Pilkada Soppeng yang dilaksanakan Poros Pemuda Indonesia (PPI), dengan tema ‘Pemerintahan Bersih Menuju Soppeng sebagai Lumbung Pangan’ di Lucky Inn & Cafe, Kota Makassar, Rabu (10/06/2015).
“Saya dekati semua partai, dan telah mendaftar pada enam partai yakni Gerindra, PAN, PKS, PBB, Nasdem dan PDIP. Soal Partai Golkar, kan belum membuka pendaftaran. Jadi kami akan terlebih dahulu melihat bagaimana mekanismenya,” ujar LHD.
Dirinya berharap berharap untuk tetap diusung Partai Golkar. Namun, ia tetap akan mempertimbangkan terkait Ketua DPD II Partai Golkar, Andi Kaswadi Razak yang juga akan bertarung di Pilkada Soppeng. “Semua menjadi pertimbangan. Jangan sampai saya dipikir mengambil tempatnya orang,” jelasnya.
Terkait, DPP Golkar yang saat ini telah membuka pendatran, LHD mengaku belum berani bersikap untuk ke Jakarta Mendaftar. “Saya masih pikir-pikir, apakah ke Jakarta atau mendaftar di Bontolempangan (Kantor DPD II Golkar Suslel). Saya kira harus saya pikir mendalam dan mencari petunjuk. Kalau perlu dengan melakukan shalay istigraha,” tegasnya.
Sementara, pengamat politik Universitas 45 Bosowa, Arief Wicaksono menyampaikan, LHD berpeluang untuk mengendarai Partai Golkar. Sebab, memiliki peluang lebih besar untuk terpilih. “Golkar pastinya akan berpikir mengsung calon yang memiliki peluang besar untuk terpilih,” jelasnya.
Hal senada disampaikan pengamat politik Unismuh Makassar, Arqam Azikin. Kata dia, kader Partai Golkar bahkan menjadi Ketua pada tingkat Kabupaten bukan jaminan untuk diusung di Pilkada. “Golkar memiliki skenario politik tersendiri. Dimana berpikir bagaimana bisa memenangkan semua Pilkada di Sulsel,” jelasnya. (fit)
Comment