
PANGKEP, BERITA-SULSEL.COM – Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Politani Pangkep menggelar deklarasi Indonesia Kompeten. Kegiatan yang dirangkaikan dengan sosialisasi program sertifikasi kompetensi kerja dan penyerahan lisensi LSP Politani Pangkep oleh ketua Komisi Linsensi BNSP Sanromo, A.PI, M.Ed dilaksanakan selama dua hari, (24-25/2/2016).
Ketua panitia, Ahmad Daud mengatakan, kegiatan tersebut pihaknya juga melibatkan SMK perikanan dan pertanian se Sulawesi Selatan dan Barat. “Ini dalam bentuk penandatanganan MOU terkait pengembangan sistem sertifikasi kompetensi di SMK dan pelaksanaan sertifikasi kompetensi siswa, hal ini didasarkan pada Pedoman Ujian Nasional SMK tahun 2016 yang mengarahkan model ujian kompetensi siswa berbasis kompetensi (competensi-based assessment),”ujarnya kepada BERITA-SULSEL.COM, Sabtu, (5/3/2016).
Sementara itu, Ketua Bidang Sertifikasi LSP Politrani Pangkep, Muh Ali Yahya, menjelaskan, BNSP merupakan lembaga independen yang memiliki otoritas melakukan sertifikasi kompetensi kerja berdasarkan UU No. 13 tahun 2003 tentang Ketenaga kerjaan
“Yang dalam pelaksanaannya diserahkan kepada LSP yang terlisensi. Oleh karena itu, dengan terbitnya SK Lisensi, LSP Politani Pangkep resmi dapat beroperasi melakukan sertifikasi kompetensi atasnama BNSP,”ungkapnya.
Lanjut, Dosen jurusan penangkapan ini, menambahkan
Selain mendirikan LSP, Politani Pangkep juga telah menjalin kerjasama dengan LSP kelautan dan Perikanan, LSP peternakan dan LSP Pertanian.
“Kerjasama ini sebagai tempat uji kompetensi. Dimana kerjasama tersebut telah berjalan sejak tahun 2015 melalui program sertifikasi penyuluh perikanan 210 orang dan sertifikasi calon dan tenaga kerja perikanan sebanyak 280 orang, pertanian 100 orang dan peternakan 380 orang. pada tahun 2016 direncanakan akan melakukan sertifikasi bagi 2500 calon dan tenaga kerja perikanan, pertanian dan peternakan,” tambahnya.
Sementara Mantan Direktur Politani Pangkep, menyambut baik, penyerahan lisensi LSP Politani Pangkep. “Kerja keras selama 2 tahun mempersiapkan LSP akhirnya berbuah manis. Saatini LSP Politani memiliki SDM yang cukup untuk melakukan sertifikasi kompetensi yaitu 83 asesor, 2 asesor lisensi dan 4 lead asesor. Dan. Tahun ini kembali akan dilaksanakan pelatihan calon asesor kompetensi untuk menambah jumlah asesor,”bebernya.
A.Asdar Jaya mengharapkan, melalui penguatan SDM dan prasarana TUK dapat membantu pelaksanaan program uji kompetensi mahasiswa dan siswa di SMK serta melakukan sertifikasi kompetensi bagi tenaga kerja dan calon tenaga kerja sector perikanan, pertanian dan peternakan untuk mewujudkan Indonesia Kompeten dalam menghadapi persaingan di era MEA yang efektif berlakusejak1 januari 2016. (Yus)
Baca Juga
Ketua LSP Politani Pangkep Berikan Kuliah Umum di FP Unhas
Comment