Uni Eropa Lirik Makassar, Wali Kota Munafri Arifuddin Siapkan Gerbang Investasi Indonesia Timur

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin berbincang akrab dengan pejabat Uni Eropa Antoine Ripoll di Balai Kota Makassar.

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menerima kunjungan resmi dari pejabat penting Uni Eropa, Antoine Ripoll, di Ruang Kerja Wali Kota, Balai Kota Makassar, Rabu (10/6/2026). Pertemuan strategis ini membahas berbagai peluang kerja sama besar, mulai dari sektor investasi, pendidikan, hingga program pembangunan berkelanjutan.

Antoine Ripoll saat ini menjabat sebagai Minister Counsellor for Parliamentary and Civil Society Relations pada Delegasi Uni Eropa untuk ASEAN. Dalam diskusi yang berlangsung hangat tersebut, Ripoll secara terang-terangan mengagumi transformasi kilat Kota Makassar dalam tiga dekade terakhir.

“Sebuah kehormatan bagi saya bisa berada di sini. Ini adalah langkah yang sangat luar biasa. Saya melihat perubahan besar yang terjadi dalam 30 tahun terakhir di Makassar. Kerja yang sangat baik dan terima kasih atas sambutan hari ini,” ujar Antoine Ripoll secara langsung.

Duta Besar Baru Siap Kunjungi Makassar

Lebih lanjut, Ripoll menilai Makassar memiliki modal sosial yang sangat kuat untuk menarik investor global. Faktor pendukung tersebut antara lain kehadiran berbagai perguruan tinggi terkemuka, komunitas anak muda yang dinamis, serta posisi geografis Makassar sebagai episentrum Indonesia Timur.

Oleh karena itu, ia berjanji akan merekomendasikan Makassar kepada Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia yang baru, yang mulai menjabat pada September mendatang. Ripoll ingin memastikan bahwa sang Duta Besar menjadikan ibu kota Sulawesi Selatan ini sebagai destinasi kunjungan utama di luar Jakarta.

“Saya akan menyampaikan kepada duta besar baru Uni Eropa agar tidak hanya datang ke Jakarta, tetapi juga ke Makassar, Sulawesi, dan wilayah Indonesia Timur lainnya. Kawasan ini sangat penting untuk masa depan kerja sama kita,” tambahnya secara optimistis.

Perjanjian CEPA Buka Keran Investasi Global

Selain membahas potensi lokal, pertemuan tersebut juga menyinggung kelanjutan negosiasi Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) antara Indonesia dan Uni Eropa. Ripoll menjelaskan bahwa draf perjanjian ekonomi komprehensif tersebut kini sudah memasuki tahap akhir.

Selanjutnya, ia menargetkan Parlemen Indonesia dan Parlemen Uni Eropa dapat meratifikasi perjanjian CEPA tersebut pada tahun depan. Jika ratifikasi ini berjalan lancar, kesepakatan tersebut akan membuka keran investasi asing yang jauh lebih besar dan menciptakan ribuan lapangan kerja baru, termasuk di Kota Makassar.

Apalagi, Uni Eropa saat ini memiliki program Global Gateway untuk menyokong visi Indonesia Emas 2045. Melalui instrumen ini, negara-negara Eropa berkomitmen penuh untuk mendukung pembangunan ekonomi hijau dan penguatan kapasitas sumber daya manusia di tanah air.

Makassar Sambut Baik Kolaborasi Internasional

Sementara itu, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut gembira seluruh poin kerja sama yang mengemuka dalam pertemuan tersebut. Pria yang akrab disapa Appi ini menegaskan bahwa Pemerintah Kota Makassar selalu membuka ruang kolaborasi yang luas dengan pihak luar demi kemakmuran warga.

“Terima kasih atas kunjungan dan perhatian yang Uni Eropa berikan kepada Kota Makassar. Kami sangat terbuka untuk berbagai bentuk kolaborasi yang dapat mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelas Munafri.

Appi juga memanfaatkan momentum ini untuk mempromosikan potensi pariwisata terintegrasi serta kesiapan infrastruktur jasa di Makassar. Menurutnya, sebagai gerbang utama Indonesia Timur, Makassar terus berbenah dan membangun kemitraan global demi meningkatkan daya saing kota di kancah internasional.


Comment