Rivai Ras Ingin Miras Diberantas di Indonesia

ilustrasi
ilustrasi

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Bakal calon Gubernur Sulsel, Abdul Rivai Ras ingin mengurangi peredaran minuman keras atau beralkohol ditempat yang tak memiliki izin di Sulawesi Selatan. Hal tersebut akan dilakukannya jika masyarakat Sulsel memberi amanah sebagai pimpinan mereka di Pilgub Sulsel 2018 mendatang.

Kata dia, di barat, setiap ada mobil ugal-ugalan, pengemudinya pasti dites untuk membuktikan apakah baru menenggak miras atau tidak. Setiap ada orang mengngamuk tanpa penjelasan, yang dicurigai pertama kali pastilah orang tersebut baru minum miras.

Demikian juga kasus pemerkosaan beramai-ramai atau sendiri-sendiri, orang tidak heran jika pelakunya habis minum miras atau korbannya yangg dicekoki miras agar tak berdaya.

“Anehnya, di negeri ini seolah masih butuh segudang argumen untuk menunjukkan keburukan miras. Sudah bukan menjadi rahasia jika keberadaan Miras di masyarkat menjadi salah satu pemicu utama lahirnya kejahatan,” tulis Rivai Ras dihalaman facebooknya, Senin (23/5/2016).

Kata dia, logika sehat seharusnya menjadi dasar melangkah dalam upaya memperbaiki sistem, bukan karena kepentingan pihak-pihak tertentu kemudian harus mengorbankan banyak hal termasuk masa depan generasi muda di sulawesi selatan.

“Generasi penerus perlu diselamatkan dari pegaruh buruk miras agar tumbuh generasi yang beradab dan berakhlak. Bukan hanya itu, miras dalam agama pun sudah jelas Nas nya, dilarang dan haram. Jika Indonesia tanpa miras tentu logika sehat akan terpelihara, tidak akan mati dan terkubur bersama masa depan dan kebaikan-kebaikan bangsa yang sedang berkembang ini,” ujarnya.

Kedepan, jelas Rivai, apabila amanah rakyat diembang maka langkah cepat dalam mengatasi peredaran miras harus segera dilakukan diseluruh wilayah sulawesi selatan. Insha Allah. (*)

Baca Juga

Ini Catatan Rivai Ras Soal Hari Kebangkitan Nasional

Konjen RI di Kanada Janji Bantu Rivai Ras Datangkan Investor ke Sulsel

Rivai Ras Berikan Ucapan Selamat Kepada Ni’matullah


Comment