
MALILI, BERITA-SULSEL. COM – Dinas Kesehatan Luwu Timur bekerjasama dengan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan Sulsel, melakukan sosialisasi Program Pengawasan Obat dan Makanan, selama dua hari. Kegiatan yang mengusung tema “Penyebaran informasi tentang obat kosmetik, obat tradisional dan bahan berbahaya,”. menghadirkan Nara Sumber dari Balai Besar POM ; Abdul Rahman,S.si.,Apt. Dan Andi Ilham Pammuriseng, S.si., Apt, Selasa, (9/08/2016) bertempat di SMA 1 Malili.
Kepala Dinas Kesehatan Lutim; dr April mengatakan, peyuluhan Keamanan Pangan ini merupakan upaya untuk meningkatkan pemahaman serta mampu meningkatkan kesadaran dan ketrampilan masyarakat untuk menghasilkan produksi rumah tangga yang berkualitas dan higenis dan aman di konsumsi.
Dihari pertama, peserta dari perwakilan siswa-siswi SMA se Kecamatan Malili. “Kegiatan ini bertujuan agar memberikan pemahaman dini dan pengetahuan Kesehatan terutama kaum pelajar Lutim tentang bahaya penyalahgunaan obat dan kosmetik,” jelasnya April.
Baca Juga
BPBD Lutim Gelar Pelatihan Penanggulangan Tanggap Bencana
Ayo Buruan, Pemda Lutim Buka Pendaftaran Bantuan Beasiswa, Ini Syaratnya
Desa Puncak Indah Malili, Lutim Buka Pendaftaran Pegawai
Kegiatan hari kedua (Rabu,10/08/2016) di Aula Kantor Kecamatan Malili, menyisir pemilik sarana industri rumah tangga se-Kabupaten Lutim. Kegiatan ini dihadiri 50 orang peserta, dengan Topik “Penyuluhan Keamanan Pangan”.
Kali ini, sosialisasi bertujuan memberikan pengenalan kepada masyarakat tentang sanitasi atau kebersihan dan prinsip-prinsip produksi pangan, dalam hal ini kebersihan orang atau karyawan yang memproduksi bahan olahan agar aman dari serangan kuman dan kekebalan fisik, agar terjaga kualitas dan mutu produksi.
“Kami juga upayakan mediasi untuk industri rumah tangga agar pada saat mendaftarkan produknya di Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan. Sehingga, instri rumah tanggal bisa mendapatkan sertifikat penyuluhan keamanan pangan,” tutur “Kabid pelayanan Farmasi dan Perbekalan Kesehatan Lutim”, Suhelmi, S.Si,. Apt, M. Kes kepada berita-suksel.com. (Did)
Comment