Jalan Makassar-Gowa-Takalar Capai Progres 26 Persen

Jalan Makassar-Gowa-Takalar Capai Progres 26 Persen

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mengungkapkan perkembangan terbaru proyek infrastruktur jalan lintas kabupaten/kota. Hingga Jumat (17/4/2026), pelaksanaan program Multiyears Project (MYP) sektor jalan menunjukkan tren positif dengan capaian rata-rata 26 persen.

Program strategis tahun 2025-2027 ini bertujuan mempercepat konektivitas antarwilayah di Sulawesi Selatan. Saat ini, tim di lapangan tengah fokus melakukan pengaspalan pada Paket 2 yang mencakup wilayah Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Takalar.

Detail Capaian Ruas Jalan

Gubernur menjelaskan bahwa beberapa ruas jalan utama mengalami peningkatan progres secara signifikan. Salah satunya adalah ruas jalan Batas Kota Makassar hingga Bontoramba di Takalar sepanjang 19,62 kilometer yang kini mencapai 24,81 persen.

Selain itu, pengerjaan ruas jalan Panciro Gowa menuju Batas Kota Makassar sepanjang 4,18 kilometer juga terus berjalan. Saat ini, progres fisik di lokasi tersebut sudah menyentuh angka 26,96 persen. Harapannya, kelancaran mobilitas masyarakat akan segera meningkat seiring rampungnya proyek ini.

“Alhamdulillah, saat ini progres lapangan terus meningkat. Pemerintah mengalokasikan total anggaran sebesar Rp274 miliar untuk Paket 2 ini, yang mencakup penanganan pada 10 ruas jalan strategis,” ujar Andi Sudirman.

Prioritas Ekonomi dan Aksesibilitas

Andi Sudirman menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan merupakan prioritas utama pemerintah provinsi. Hal ini karena jalan yang mantap berperan penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, memperlancar distribusi barang, serta mempermudah aksesibilitas masyarakat.

Oleh karena itu, pemerintah merancang program MYP agar pembangunan berjalan lebih terencana dan berkelanjutan. Dengan skema ini, masyarakat dapat merasakan manfaat pembangunan secara maksimal dalam jangka panjang.

Meskipun begitu, Gubernur mengakui bahwa proses pengerjaan membutuhkan waktu dan tahapan yang cermat. Hal tersebut sangat penting untuk menjaga kualitas bangunan agar tetap kokoh dan tahan lama.

“Kami berharap masyarakat dapat bersabar selama proses pengerjaan berlangsung. Insyaallah, pekerjaan ini akan segera rampung sehingga manfaatnya bisa kita rasakan bersama,” pungkasnya.


Comment