Tokoh Pendidikan Dinilai Cocok Pimpin Makassar

noMAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Pemilihan Walikota Makassar baru akan digelar tahun 2018 nanti. Perbincangan terkait perebutan kursi yang saat ini diduduki Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto sudah mulai ramai.

Bahkan sejumlah kalangan sudah mulai mengusung jagoannya untuk berhadapan dengan incumbent Danny Pomanto yang hampir dipastikan maju kembali.

Beberapa nama pun muncul, dari kalangan politisi seperti Wakil Wali Kota Syamsu Rizal, Irman Yasin Limpo, Farouk M. Betta, Kadir Halid, Rachmatika Dewi, dan Tamsil Linrung. Namun, selain nama ini beberapa kalangan menganggap bukan hanya kalangan politisi ataupun pejabat pemerintah untuk memimpin Kota Makassar.

Tokoh pendidikan juga diharapkan untuk berani maju pada Pilwalkot 2018 mendatang. Sebab, selama ini banyak tokoh pendidikan Kota Makassar yang sangat layak menjadi Wali Kota tidak muncul ke publik.

Beberapa nama tokoh pendidikan yang dimaksud adalah Syamsu Niang, Endre Cecep Lantara, Andi Mustaman, dan lainnya. “Mereka adalah tokoh pendidikan sekaligus politisi. Sehingga sudah sangat matang untuk memimpin Kota Makassar,” ujar pengamat politik Kota Makassar, Asri Abdullah, Minggu (14/8/2016).

Kata dia, tokoh pendidikan memiliki keunggulan tersendiri untuk pemimpin daerah. Dimana pendidkan merupakan kebutuhan dasar dalam memajukan suatu kota atau kabupaten. ‘Tokoh pendidikanlah yang sangat paham soal ini,’ jelasnya.

Menurutnya, untuk memajukan suatu daerah, harus dimulai dari peningkatan kualitas sumberdaya manusia yakni dengan penyediaan sarana dan prasarana serta pelayana pendidikan yang dibutuhkan oleh masyarakat. ‘Pendidikan adalah kebutuhan dasar,’ tegasnya.


Comment