
BERITA-SULSEL.COM – Sebuah lembaga di bawah organisasi kesehatan dunia (WHO) mengungkapkan bahwa kopi bisa mencegah beberapa jenis kanker. Namun begitu, mengonsumsi kopi terlalu panas bisa memicu kanker.
Kopi yang terlalu panas, sebagaimana juga minuman panas lainnya, dikategorikan ‘probably carcinogenic’ dan dikaitkan dengan kanker esofagus dalam sejumlah studi. Namun kemungkinan itu hanya ditemukan pada kopi yang kelewat panas, yakni lebih tinggi atau sama dengan 65 derajat Celcius.
“Minuman yang terlalu panas bisa mencederai sel-sel di esofagus dan memicu pembentukan sel kanker,” kata Mariana Stern dari University of Southern California, seperti dikutip dari USAtoday.
Untuk kopi pada umumnya, untungnya tidak ada peringatan apapun. Justru, kopi dalam sajian yang wajar bisa memberikan sejumlah manfaat kesehatan. Menurut para ilmuwan, kopi bisa mengurangi risiko kanker hati sebesar 15 persen sebagaimana dimuat dalam jurnal Lancet Oncology.
Pada 1991 silam, International Agency for Research on Cancer pernah melabeli kopi sebagai ‘possibly carcinogenic’. Pernyataan terbaru dari panel WHO ini sekaligus mencabut status tersebut, dengan catatan tidak dikonsumsi saat masih kelewat panas.
Menurut sebuah survey, 64 persen orang dewasa di Amerika Serikat adalah peminum kopi. Rata-rata mereka mengonsumsi kopi pada suhu 60 derajat Celcius atau lebih rendah.(*)
Comment