Menteri Pertanian Panen Seribu Anak Sapi di Bone

 Menteri pertanian Amran Sualeman saat pamerkan anak sapi hasil inseminasi buatan di Lapangan Sepakbola Desa Hull Kecamatan Kahu Kabupaten Bone, Jumat (14/10/16) pagi.
Menteri pertanian Amran Sualeman saat pamerkan anak sapi hasil inseminasi buatan di Lapangan Sepakbola Desa Hulo Kecamatan Kahu Kabupaten Bone, Jumat (14/10/16) pagi.

BONE, BERITA-SULSEL.COM – Impian menjadikan Kabupaten Bone sebagai kota swasembada daging akhirnya terwujud ditandai dengan panen pedet (anak sapi) yang diadakan di Lapangan Sepakbola Desa Hulo Kecamatan Kahu Kabupaten Bone, Jumat (14/10/16) pagi.

Panen pedet ini dihadiri oleh Menteri Pertanian, Amran Sulaeman, Dirjen Peternakan, I Ketut Diarmita, Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu’mang, Asisten Teritorial (Aster) Kasad TNI, Komaruddin, Bupati Bone, Andi Baso Fahsar Padjalangi, Wakil Bupati Bone, Ambo Dalle, Bupati Soppeng, Andi Kaswadi Razak, Wakil Bupati Jeneponto, Mulyadi Mustamu, Kapolres Bone, AKBP Raspani, Danrem, Kolonel Kav Yotanabey, dan stakeholder lainnya.

Panen pedet yang dicanangkan oleh Menteri Pertanian, Amran Sulaeman adalah upaya khusus percepatan peningkatan populasi sapi dan kerbau bunting seperti yang tertuang dalam Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 48/Permentan/PK.210/10/2016.

Selain panen pedet, Amran juga meluncurkan Upaya Khusus (Upsus) Sapi Indukan Wajib Bunting (SIWAB).

Dengan menggunakan Inseminasi Buatan (IB), Bone kini mampu gelar panen seribu anak sapi dari berbagai Kecamatan yang ada di Kabupaten Bone dan dihadirkan di Desa Hulo untuk disaksikan langsung oleh Menteri Pertanian, Amran Sulaeman.

Dihadapan ribuan warga Kecamatan Hulo, Amran menegaskan akan terus berupaya untuk meningkatkan produktivitas ternak sebagai penunjang kesejahteraan masyarakat.

“Impor sudah turun 60 persen tahun ini, dan ini menyusahkan negara lain, dengan adanya inseminasi buatan produk ternak akan lebih tinggi sepuluh kali lipat dari ternak lokal” ujar Amran.

Selain peternakan, Amran juga berharap besar Bone akan menjadi Kabupaten swasembada pangan dan 30 tahun ke depan Indonesia akan menjadi lumbung padi.

Dalam kesempatan panen pedet ini juga, sebuah penghargaan rekor sepuluh ribu anak sapi diserahkan kepada Menteri Pertanian, Amran Sulaeman, dan Bupati Bone, Andi Baso Fahsar Padjalangi, dari Lembaga Prestasi Rekor Dunia.

Baca Juga

Diragukan Sehat, Penghuni Lapas Bone Batal Donor Darah

Memasuki Musim Tanam, Bupati Bone Tudang Sipulung Bersama Warga Kahu

Kunjungi Lokasi Pengeboran Air Tanah, Bupati Bangga Bone Kaya Potensi

Amran menambahkan kalau peningkatan produktivitas peternakan selain dengan inseminasi buatan juga bisa dengan mengundang para investor yang berkeinginan untuk menambah populasi sapi.

“Satu kali inseminasi buatan bisa setara dengan 10 ekor sapi lokal. Ini untuk penambahan populasi dan nanti juga bisa undang investor untuk bangun peternakan. Tahun ini kami sudah siapkan satu triliun anggaran” bangga Amran. (Eka)


Comment