Pulang Kampung, Menteri Pertanian Curhat Didepan Bupati Bone

Menteri Pertanian bersama Bupati Bone terima penghargaan dari Lembaga Penghargaan Rekor Dunia
Menteri Pertanian bersama Bupati Bone terima penghargaan dari Lembaga Penghargaan Rekor Dunia

BONE, BERITA-SULSEL.COM – Pulang kampung sepertinya memang sudah menjadi tradisi wajib bagi Menteri Pertanian, Amran Sulaeman. Meski hanya dua hari, Amran mampu mengefektifkan waktunya untuk berkumpul dengan keluarga serta melaksanakan beberapa kegiatan masyarakat sebagai bentuk cinta dan pengabdiannya pada kampung halaman.

Saat memberi arahan depan ribuan warga Kecamatan Kahu, Jumat (14/10/16), Amran mengungkapkan rasa bahagia dan bangganya sebagai putra daerah. Dengan sedikit curhat, Amran mengaku dulu masih takut berbicara depan wartawan.

“Dulu waktu diawal setelah pelantikan saya masih takut bicara depan wartawan karena belum kerja, sesuai pepatah banyak kerja sedikit bicara, bukan banyak bicara tapi sedikit kerja” guraunya.

Namun, Amran mengaku kini sudah berani bicara karena sudah ada hasil kerja yang bisa dibanggakan melalui kesuksesannya dalam peningkatan produktivitas padi dan ternak.

Disela gurauannya, Amran menyelipkan pesan bagi para pejabat pemerintah agar menjadi pekerja keras yang tidak suka meminta dan selalu mendahulukan kepentingan masyarakat.

“Saya sebenarnya capek, kalau pulang kampung terlalu banyak yang meminta padahal tangan diatas lebih baik daripada tangan dibawah. Kalau ada yang selalu minta berarti itu bukan pejuang” kelakarnya.

Dia menambahkan bahwa manusia itu sebenarnya adalah agen pembaharu. Siapapun yang diberi jabatan harus bisa menjalankan tanggungjawab dengan baik, jangan menyakiti rakyat.

“Kalau ada yang sakiti rakyat, eksekusi. Jangan sampai ada bantuan yang diperjualbelikan, kalau itu terjadi, tangkap dan penjarakan” tegasnya.

Amran berharap pemerintah tidak membuat kebijakan yang salah dan tidak memihak pada masyarakat karena kebijakan yang salah lebih parah dari koruptor.

Baca Juga

Pulang Kampung, Menteri Pertanian Curhat Didepan Bupati Bone

Menteri Pertanian Panen Seribu Anak Sapi di Bone

Diragukan Sehat, Penghuni Lapas Bone Batal Donor Darah

Untuk membuktikan ketegasannya, Amran bahkan bertegas akan menghapuskan anggaran bagi Bupati yang tidak mencapai target.

“Kalau ada Bupati yang tidak capai target maka anggarannya akan dihapus. Ada 500 kabupaten saat ini yang butuh bantuan, jadi kalau hanya Bone yang dibantu akan rusaklah semua pekerjaan” tegasnya diselingi gurauan yang membuat Bupati Bone, Andi Baso Fahsar Padjalangi, menepuk jidat. (Eka)


Comment