
BONE, BERITA-SULSEL.COM – Melihat wajah lugu Jumardi alias Juma bin Baddin, yang masih berusia 22 tahun, siapa sangka pemuda ini tega menghabisi nyawa Harnisa (39) dan putrinya, Nurul Asipa (4), tetangganya sendiri, Jumat, (21/10/16) lalu.
Dihadapan polisi, Juma mengaku kalau dirinya nekad menghabisi nyawa korban karena ketahuan hendak mencuri perhiasan emas milik korban. Bahkan setelah membunuh korbannya, Juma juga membakar rumah korban.
Takut dicurigai, Juma bahkan sempat ikut membantu memadamkan api dirumah korban saat dibangunkan tetangga.
“Usai bakar rumah korban, pelaku pulang tidur dirumahnya, tapi dibangunkan tetangga karena ada kebakaran, pelaku ini juga ikut bantu padamkan api” tutur Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Hardjoko.
Sialnya, putri sulung Harnisa, Nurul Asikin (9), yang juga diparangi pelaku rupanya masih hidup karena sempat melarikan diri, namun pelaku sendiri mengira ketiganya sudah tewas terbakar.
Begitu mengetahui ada korban yang selamat, Juma melarikan diri ke hutan menunggu pagi hingga akhirnya berangkat ke rumah paman istrinya, di Desa Garanta Kecamatan Ujungloe Kabupaten Bulukumba, dan bersembunyi disana.
Hanya menginap semalam, Juma akhirnya diringkus oleh tim gabungan Polres Bone dan Polsek Libureng, Sabtu (22/10/16) sekitar pukul 14.00 Wita.
Baca Juga
Tertangkap di Bulukumba, Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak di Bone Terancam Hukuman Mati
Polisi Kejar Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak di Bone
Ketua AMPG Sulsel Minta Maaf Soal Pemukulan Wartawan di Rapimda Golkar di Bone
Juma ditangkap ketika sedang bersama istrinya, yang diketahui tengah hamil empat bulan.
“Istri pelaku katanya diantar pulang kampung oleh pelaku sekitar dua bulan lalu dan istrinya dalam kondisi hamil empat bulan” tambah Hardjoko.
Tak mampu berkutik lagi, Juma akhirnya dibekuk petugas dan kini telah berada dalam tahanan Mapolres Bone.
“Saya harap keluarga korban bisa mengendalikan diri dan memyerahkan sepenuhnya penyelesaian kasus ini pada polisi” harap Hardjoko. (Eka)
Comment