Sukses Ungkap Kasus, Kasat Reskrim Polres Bone Terima Police Award dari Kapolda

Kapolres Bone Dampingi Kasat Reskrim bersama penyidik Resum Polres Bone, Terima Police Award
Kapolres Bone Dampingi Kasat Reskrim bersama penyidik Resum Polres Bone, Terima Police Award

BONE, BERITA-SULSEL.COM – Ditengah banyaknya kasus yang kini ditangani oleh pihak Kepolisian Polres Bone, Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Hardjoko, diberi penghargaan Police Award oleh Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulsel, Irjen Pol Anton Charliyan, di Mapolda Sulsel, Senin (7/11/16).

Kontras dengan beberapa pemberitaan miring terkait kinerja pihak kepolisian khususnya Polres Bone, Kabid Humas Polda, Kombes Pol Frans Barung Mangera, mengatakan hal ini patut dibanggakan.

“Oh iya Kasat Reskrim Polres Bone tadi dapat penghargaan, kontras kan dengan berita yang gak baik di media” ujar Frans sedikit bergurau.

Rasa bangga turut dirasakan Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Hardjoko, bersama anggota penyidik Reskrim Bone yang mendapat penghargaan atas terungkapnya kasus-kasus yang menyita perhatian publik, diantaranya kasus pembunuhan bidan oleh oknum polisi serta kasus pembunuhan dengan membakar rumah korban di Libureng beberapa waktu lalu.

“Alhamdulillah, penghargaan ini akan jadi motivasi bagi saya dan anggota penyidik, dan penghargaan ini diberi oleh Kapolda langsung atas keberhasilan Polres Bone mengungkap kasus-kasus pembunuhan yang menjadi perhatian publik” bangga Hardjoko.

Baca Juga

Dugaan Pemerasan Oknum Polisi di Bone, Hakim Minta Keluarga Satpol PP Lapor ke Propam

HMI Bone Tolak Perintah HMI Pusat Untuk Unjuk Rasa Kecam Ahok

Jika Terbukti, Polda Siap Pecat Oknum Polisi Minta Uang ke Oknum Satpol PP

Didampingi Kapolres Bone, AKBP Raspani, Kasat Reskrim bersama anggota penyidik unit Resum Polres Bone juga terlihat bahagia atas penghargaan tersebut karena mampu membuktikan kinerja mereka selama ini tidak sia-sia.

“Semoga penghargaan ini bisa menjadi motivasi bagi kami untuk meningkatkan kinerja, pelayanan serta prestasi dalam menangani kasus yang ada” harap Hardjoko. (Eka)


Comment