Warga dan Adik Bupati Lutim Temukan Objek Wisata Tangga Seribu

Warga dan Adik Bupati Lutim Temukan Objek Wisata Tangga Seribu
Warga dan Adik Bupati Lutim Temukan Objek Wisata Tangga Seribu

BERITA-SULSEL.COM – Kabupaten Luwu Timur yang dikenal dengan negeri penuh keindahan pesona alamnya sperti ribuan bukit dan pengunungan verbek serta objek wisata, akhir-akhir ini disetiap daerah warga menemukan lagi puluhan objek wisata yang tersembunyi dan belum pernah tersentuh.

Baca Juga : Bendungan PDAM Lutim jadi Kolam Renang dan Objek Wisata

Contohnya baru-baru ini di Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili yang merupakan pusat ibu kota Kabupaten Luwu Timur, Mamat Taqwa Muller Adik bupati Lutim Thorig Husler bersama sejumlah warga saat melakukan lintas alam sepanjang sungai puncak, menemukan sebuah objek wisata yang tersusun atas puluhan tangga-tangga dan berbentuk kolam-kolam menyerupai petak sawah serta memiliki air terjun yang tak kalah cantik dengan daerah lain yang ada di Indonesia. Minggu (15/01/2017).

Baca Juga : Tiga Pegawai BNI Cabang Malili Lutim Mengalami Kecelakaan Tragis

Mamat Taqwa Muller mengatakan bahwa, Jarak yang ditempuh untuk mencapai lokasi tersebut kurang lebih sekitar 300 meter dari perkebunan sawit dan trans 75 atau bendungan baru PDAM namun kalau di perbaiki jalannya maka lebih dekat lagi.

Baca Juga : Ribuan Warga Lutim Sambut Hari Amal Bhakti Kementerian Agama ke-71

Ia juga mengatakan, Penemuan objek wisata baru tersebut akan segera disampaikan kepada Bupati Lutim dan Instansi terkait untuk dilakukan survey kembali agar segera dibenahi sebab bentuk dan keindahannya adalah ikon baru bagi Ibu kota Kabupaten Luwu Timur, dan kalau jadi semoga warga juga dilibatkan dalam perawatannya sebab itukan di daerah mereka. Ungkapnya.

Sementara itu A. Rahman salah satu dari warga desa Puncak Indah mengatakan, semoga tempat tersebut bisa dikelolah menjadi Ikon baru bagi ibu kota kabupaten Luwu Timur dan terkhususnya bagi warga desa Puncak Indah sehingga tidak lagi menggunakan bendungan PDAM sebagai pusat wisata permandian sebab itu yang terjadi saat sekarang. (elu).


Comment