
SOPPENG, BERITA-SULSEL.COM – Lurah Lapajung, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Yuzhar Ambo Enre mengaku kecolongan dengan adanya warga tak beridentias diwilayahnya.
Ia menyesalkan adanya warga asing yang diamankan Satuan Polisi Pamong Praja beberapa waktu lalu ternyata bermukim di wilayahnya, anehnya warga tersebut tak memiliki identitas.
Baca Juga : Wakil Bupati Soppeng Terima kunjungan Turki
Yuzhar mengatakan, warga yang diamankan merupakan warga Berau yang kost di Jalan Malaka Raya milik A Baharuddin, pihaknya menyalahkan RT/RW dan pemilik Kos yang tidak segera melapor.
“Kami sangat menyayangkan pemilik kost dan RT serta RW tak melapor ke kelurahan setempat,”katanya, Rabu (18/1/2016).
Baca Juga : IWAPI Soppeng Harus jadi Mitra Pemerintah
Dengan adanya pendatang yang tak memiliki identitas dan telah ditemukan, dirinya akan pro aktif kelapangan melakukan himbauan wajib lapor selama 24 jam.
“Bulan ini kami akan melakukan sosialisasi kepada warga, begitu pun dengan pemilik kost, jika ada pendatang harus segera melakukan mengurus surat domisili, jika tidak maka kami akan pulangkan,” terangnya.
Baca Juga : Banyak Proyek Desa di Soppeng Tak Selesai
Sementara itu, A Baharuddin, pemilik kost mengakui jika dilakukan pendataan terkait dengan yang kost ditempatnya sulit dilakukan, mereka tak menetap. Diakuinya, ia menerima gadis itu lantaran hanya mengenal dengan tetangga kamarnya.
“Kita hanya cari nafkah, dia datang menyewa saya terima. Jika masalah identitas semua kost rata-rata bgitu, saya menerimanya lantaran kenal akrab dengan tetangga kamarnya. Mengenai pendataan saya rasa itu sulit, mereka tak menetap. Paling lama dua minggu pindah lagi,” terangnya. (Henrik).
Comment