Panwaslu Takalar Dinilai Tidak Netral

Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Panwaslu Takalar
Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Panwaslu Takalar

TAKALAR, BERITA-SULSEL.COM – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Takalar dinilai berpihak kepada salah satu calon pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Takalar.

Hal ini disampaikan ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi saat melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Panwaslu Takalar, Jumat (20/1/2017) sore.

“Panwaslu Takalar selama ini terkesan hanya mengambil bagian sebagai penonton dalam pesta demokrasi di Takalar, dimana sema laporan yang masuk hingga saat ini tidak jelas dibawa kemana hanya menjadi kertas hitam diatas putih,” jelas Aswar Anas sebagai pemimpin aksi.

Aswar mempertanyakan terkait adanya dugaan salah satu anggota Panwaslu yang tidak netral yakni Syaifuddin divisi penindakan Panwaslu Takalar.

Massa mempertanyakan kenetralan Syaifuddin dalam menangani setiap laporan yang masuk ke Panwaslu Takalar, khususnya pada kasus penggrebekan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang melakukan pertemuan di Wisma Asman dalam rangka mendukung dan memenangkan salah satu calon, Selasa (17/1/2017) malam.

16144668_10210403490717728_737929054_n
Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Panwaslu Takalar

“Panwaslu Takalar terkesan membiarkan adanya pelangggaran Pemilu yang terjadi. Pertemuan ASN di Wisma Asman contohnya yang sampai saat ini tidak ada penindakan. Bahkan salah satu komisioner telah menyampaikan kepada publik tidak ada pelanggaran disana,” jelas Aswar.

Untuk itu, massa mendesak Panwaslu Takalar agar tetap bersifat netral dalam menangani kasus-kasus pelanggaran Pilkada Takalar. “Apabila aksi kami tidak ditindak lanjuti maka kami akan melakukan aksi yang lebih besar lagi.

Selain itu massa juga meminta Sekretaris Daerah Nirwan Nasrullah memproses ASN yang diduga terlibat dalam koordinasi bersama salah satu calon wakil bupati Takalar di Wisma Asman.

Ketua Panwaslu Takalar Ibrahim Salim yang menerima langsung pengunjuk rasa menyatakan telah maksimal melakukan tugasnya sebagai Pengawas Pilkada dan netral dalam mengawal dan menangani laporan terkait Pilkada.

“Kami sudah lakukan semuanya dan mempertaruhkan harga diri kami, sehingga kalau ada pelanggaran yang dilakukan oleh anggota kami baik dari jajaran atas maupun tingkat bawah kami siap menerima sanksinya,” jelas Ibrahim Salim.


Comment