
LUWU, BERITA-SULSEL.COM- Jumlah penderita diare di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan saat ini mendadak menanjak naik.
Bangsal perawatan anak di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batara Guru, Belopa, disesaki para pasien penderita diare, bahkan bukan hanya di bangsal anak saja, penderita diare juga dirawat di ruang VIP dan kelas lainnya.
Direktur RSUD Batara Guru, Fatriwari Bakri, mengatakan awal tahun ini pasien penyakit diare cukup banyak dan didominasi balita. Dari Januari sampai Februari, jumlah pasien diare mencapai 70 orang.
“Sebagian besar sudah diizinkan pulang setelah kondisinya membaik, sekarang sisa 9 orang yang masih mendapatkan perawatan, “jelas Fatriwati, Senin (6/2/17).
Tindakan medis yang dilakukan kata Fatriwati, memberikan cairan dan obat-obatan lainnya, pasien yang dirawat, hanya terkena wabah. “Tidak diberikan antibiotik, karena rata-rata hanya terkena wabah virus diare, “ujarnya.
Sementara Kepala Perawatan RSUD Batara Guru, dr. Hasrun mengatakan, penyebab banyaknya jumlah pasien penderita diare, bisa diakibatkan cuaca yang tidak menentu, serta penyebab lainnya, seperti pola hidup yang tidak sehat.
“Rata-rata penderita masih balita, mungkin susu formula yang dia konsumsi terlalu kental, tapi bisa juga akibat faktor lain, apalagi cuaca sekarang tidak menentu, “kata Hasrun.(arm/zad)
Comment