CRC Hampir Pastikan Bur-Nojeng Pemenang Pilkada Talakar

Setelah Thita SYL Diserang di Galesong, Syahrul Tegaskan Dukung Bur-Nojeng
Bur-Nojeng

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Celebes Research Center (CRC) yakin pasangan nomor urut Burhanuddin Baharuddin-Natsir Ibrahim (Bur-Nojeng) akan keluar sebagai pemenang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Takalar tanggal 15 Februari mendatang.

Keyakinan CRC ini didsasari dari hasil survei yang dilakukan pihaknya pada 4-7 Februari 2017 lalu. Dimana pasangan Bur-Nojeng unggul jauh dari rivalnya Syamsari Kitta-H Ahmad Dg Se’re (SK-HD).

Elektabilitas petahana mencapai 61,3 persen dan pasangan SK-HD cuma 29,8 persen. Adapun, responden yang tidak memberikan jawaban sekitar 8,9 persen.

Survei CRC dilaksanakan dengan melibatkan 450 responden dengan metode penarikan sampel multistage random sampling. Toleransi tingkat kesalahannya sangat kecil berkisar +/- 4,5 persen pada selang kepercayaan 95 persen. Sampel berasal dari sembilan kecamatan di Kabupaten Takalar yang terdistribusi secara proporsional.

Hasil survei ini disampaikan langsung Direktur CRC, Herman Heizer disela-sela konferensi pers di Kantor CRC, Jalan Adhiyaksa 4, Jumat (10/2/2017.

Pemenang di Pilkada Takalar 2017 adalah pasangan Burhanuddin Baharuddin-Natsir Ibrahim. “Dengan catatan, tidak ada gerakan yang berlebihan di masa tenang kampanye hingga masa pencoblosan,” tegas Herman.

Sementara Direktur Riset CRC, Andi Wahyuddin, menjelaskan lingkup penelitian hanya dipusatkan pada masyarakat Kabupaten Takalar yang sudah memiliki hak pilih yakni berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara tatap muka langsung (face to face) menggunakan kuisioner pada 4-7 Februari lalu.

Masih merujuk hasil survei CRC, tingkat kedisukaan dan kualitas calon juga menunjukkan Bur-Nojeng unggul di atas SK-HD. Rinciannya, Bur unggul pada angka 91 persen, jauh dari perolehan Syamsari 78,6 persen. Bahkan, tingkat kedisukaan Nojeng masih lebih baik pada angka 85 persen dan tentunya diatas HD sebesar 75,6 persen.

Hasil survei CRC juga memotret keyakinan pendukung atas paslon pada Pilkada Takalar. Hasilnya, 45,7 persen responden menjawab cukup yakin dan 37,9 persen lainnya menjawab sangat yakin. Sisanya yakni 14,1 persen menjawab tidak tahu, 1,18 persen menjawab kurang yakin dan 0,4 persen menjawab tidak yakin.

Bila ditelisik lebih dalam lagi, pendukung paslon yang cukup yakin dan sangat yakin berasal dari pasangan Bur-Nojeng. Untuk jawaban cukup yakin mencapai 63,7 persen di atas jawaban pendukung SK-HD yang hanya 32,8 persen. Lalu, pendukung paslon yang menjawab sangat yakin dari pasangan petahana menembus 66,3 persen dan pendukung SK-HD sebesar 30 persen.

Berdasarkan hasil survei CRC, Wahyuddin mengungkapkan bisa terlihat pula tingkat kepercayaan para pendukung. Tercatat 25,8 persen pendukung paslon tercatat sangat kuat, lalu 4 persen yang dukungannya lemah dan 8,9 persen respon menjawab tidak tahu, tidak menjawab ataupun merahasiakannya.

Wahyuddin mengimbuhkan latar belakangan dukungan masyarakat pada Pilkada Takalar masih merujuk pada paslon yang terbukti kinerjanya mencapai 49 persen. Sisanya, faktor lainnya rata-rata berada di bawah angka 10 persen. Di antaranya yakni membawa harapan baru (9,4 persen), suka kepribadian paslon (8,4 persen), ada hubungan keluaga (6,7 persen), mengikuti anjuran tokoh (5,4 persen) dan beragam faktor lainnya.

Dari hasil survei CRC, Wahyuddin mengungkapkan ternyata hanya 23,9 persen masyarakat Takalar yang pernah melihat debat kandidat. Selanjutnya, mereka yang melihat debat kandidat lebih tertarik dengan pasangan Bur-Nojeng sebesar 59,4 persen, pasangan SK-HD sebesar 26,4 persen dan responden yang menjawab tidak tahu sebesar 14,2 persen.


Comment