
PALOPO, BERITA-SULSEL.COM – Pasca kejadian mobil dinas (Randis) Wakil Ketua DPRD Kota Palopo dengan nomor polisi DP 8 E digunakan berbuat mesum, kalangan aktifis di Palopo mendesak Badan Kehormatan (BK) DPRD Palopo untuk segera mengambil sikap.
Sekretaris Eksekutif LSM DPC Indonesia Anti Corruption Society (IACS), Mirwan Lanteng yang dihubungi via telepone, Senin (6/3/17), mengakui kejadian di Pelabuhan Tanjung Ringgit, Kelurahan Pontap, Kecamatan Wara Timur, Sabtu (4/3/17) lalu, sebagai insiden memalukan, yang dimana mobil dinas tersebut adalah mobil unsur pimpinan wakil rakyat.
Baca Juga : Randis Wakil Ketua DPRD Palopo Digunakan Mesum, Islamuddin Bantah itu Dirinya
“Tentu ini memalukan, bahkan sangat memalukan, ini diharapkan menjadi pembelajaran sangat berharga, untuk kedepannya tidak terulang lagi, “ujarnya.
Lebih jauh, Mirwan mengharapkan dan meminta BK DPRD Palopo untuk bertindak, walaupun Mirwan sendiri mengaku tidak percaya dengan BK di DPRD Palopo. “Ini harus ditangani BK, tapi saya kurang yakin dengan BK, apalagi BK disana itu mandul, “tambahnya.
Baca Juga : Randis Wakil Ketua DPRD Palopo Goyang-goyang di Pelabuhan, Ternyata Ada yang ‘Main Kuda-kudaan’
Selain itu, Mirwan yang juga merupakan Sekretaris Karang Taruna Kota Palopo, sangat mengharapkan pengawasan terhadap mobil dinas, baik di DPRD, maupun di jajaran Pemkot Palopo untuk semakin ditingkatkan. “Mobil dinas apapun, tidak boleh digunakan kalau bukan untuk keperluan dinas, na saya meminta pengawasan mobil dinas lebih ditingkatkan, “tutupnya.
Baca Juga : Judas Puji Karang Taruna Palopo
Ketua BK DPRD Palopo, Hamka Pasau yang coba konfirmasi melalui via telepone, Senin pagi (6/3/17), enggang berbicara dengan BERITA-SULSEL.COM. “Jangan dulu lagi sibuk, “ujarnya.
Anggota BK DPRD Palopo, Abd. Jawad Nurdin yang juga coba dihubungi via telepone, tidak dapat dikonfirmasi, nomor telepone Jawad tidak aktif.(zadly)
Comment