Gowa Percepat Transformasi Digital Menuju PEMDI

Gowa Percepat Transformasi Digital Menuju PEMDI

GOWA, BERITA-SULSEL.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa terus memacu transformasi digital melalui Sosialisasi Reviu Arsitektur dan Peta Rencana Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Langkah strategis ini bertujuan mewujudkan Pemerintah Digital (PEMDI) yang lebih transparan dan terintegrasi.

Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, membuka langsung kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa digitalisasi bukan sekadar urusan teknologi, melainkan perubahan budaya kerja. Oleh karena itu, seluruh aparatur harus beralih ke sistem yang lebih efisien dan akuntabel.

“Transformasi digital adalah kebutuhan mendesak. Masyarakat kini menuntut layanan publik yang cepat, mudah, dan berkualitas,” ujar Darmawangsyah di hadapan para peserta sosialisasi.

Selain itu, ia menjelaskan bahwa dokumen arsitektur SPBE ini akan menjadi fondasi utama ekosistem digital di Gowa. Dengan arsitektur yang kuat, aliran data antarperangkat daerah akan berjalan lebih aman dan saling terhubung. Hasilnya, masyarakat dapat mengakses layanan publik kapan saja secara daring.

Fokus pada Tiga Pilar Utama

Dalam implementasinya, Pemkab Gowa memprioritaskan tiga pilar penting. Pertama, tata kelola yang terstruktur. Kedua, interoperabilitas sistem agar aplikasi tidak berjalan sendiri-sendiri. Ketiga, penguatan keamanan data informasi.

Darmawangsyah juga mengingatkan bahwa keberhasilan SPBE merupakan tanggung jawab kolektif. Jadi, setiap pimpinan perangkat daerah wajib menjadikan dokumen ini sebagai pedoman perencanaan dan penganggaran.

“Jangan sampai dokumen ini hanya menjadi formalitas. Kita harus mengintegrasikan seluruh data dalam satu sistem besar,” tegasnya.

Prestasi SPBE Kabupaten Gowa

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis Peter, memaparkan capaian positif daerahnya. Ia menyebutkan bahwa indeks SPBE Gowa tahun 2023 mencapai skor 2,70 dengan kategori Baik. Angka ini menunjukkan lonjakan signifikan sebesar 98,53 persen jika membandingkannya dengan tahun 2021.

Bahkan, Gowa berhasil masuk dalam tiga besar di Sulawesi Selatan pada ajang SPBE Summit 2024. Prestasi ini menjadikan Gowa sebagai satu-satunya kabupaten di wilayah Indonesia Timur yang meraih penghargaan bergengsi tersebut.

Sementara itu, Evaluator Eksternal Kementerian PANRB, Nanang Ruswianto, turut mengapresiasi kinerja Pemkab Gowa. Meskipun posisi Gowa sudah berada di peringkat ke-4 tingkat provinsi, ia menekankan agar pemerintah tidak cepat puas.

“Pemeringkatan memang membanggakan, namun kinerja nyata yang menyentuh masyarakat jauh lebih penting,” tutup Nanang.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Dinas Kominfo Statistik dan Persandian Kabupaten Gowa dengan PT Digitama Sinergi Indonesia. Melalui sinergi ini, Gowa optimis mampu meningkatkan daya saing daerah melalui pelayanan publik berbasis teknologi modern.


Comment