Polres Soppeng Bantah tak Tangani Laporan Warga

surat hak jawab Polres Soppeng ke Redaksi berita-sulsel.com

BERITA-SULSEL.COM – Kasatreskrim Polres Soppeng, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Ahmad Rosma memberikan membatahan terkait pemberitan yang menyebutkan pihaknya tak menangani kasus kasus penipuan yang dilaporkan Lahaming (75), Warga Mangkuntu, Desa Maccile, Kecamatan Lalabata beberapa waktu lalu.

Kata Ahmad Rosma, pihaknya sudah kooperatif dalam melakukan penanganan kasus laporan warga, termasuk petani yang mengaku tertipu soal pembelian lahan sawah.

Kata dia, dalam penanganan kasus tersebut, pihaknya sudah melakukan langkah tepat. Beberapa waktu lalu anggotanya sudah menemui pelapor di Daerah Coppo Liangeng dan saksi dirumahnya masing- masing untuk mencari data yang lebih akurat. Kasus ini ditangani tim yang dipimpin Ipda Nurtang sebagai penyidik.

Mantan Kapolsek Mandai ini menuturkan, saat ini timnya sudah melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku pengelapan dengan berkordinasi dengan pelapor demi mengungkap kasus tersebut.

Tak hanya itu, melalui surat hak jawab yang dikirimkan ke redaksi berita-sulsel.com, Polres Soppeng telah melakukan penyelidikan dan penyidikan kasus penipuan yang diduga dilakukan A.Takdir dengan langkah sebagai berikut, yakni menerima laporan polisi dengan mendatangi tempat kejadian perkara, memberikan SP2HP kepada pelapor.

Polisi juga telah memanggil dan memeriksa saksi antara lain, korban Lahaming, saksi Drs Andi Abdul Rahman, saksi Edy dan saksi Haeruddin. Kemudian, mencari pelaku dan telah terbitkan daftar pencarian orang atau DPO. Hal ini dilakukan karena yang bersangkutan tidak ada dirumahnya, termasuk dalam wilayah Kabupaten Soppeng.

“Saat ini hasil penyelidikan berada di Kalimantan. Namun, posisi pastinya belum diketahui. Kemudian, kami mencoba memblokir rekening pelaku, namun saldonya hanya Rp5.000. Kasus ini ditangani unit Tahbang, kemudian kami memiliki dokumentasi dari seluruh rangkaian penyelidikan maupun penyidikan. Jadi, sekali lagi kami tegaskan tidak ada laporan yang masuk ke Polres Soppeng diabaikan. Makanya kami heran dengan info ini, darimana sehingga ada kata-kata seperti itu,” jelas Ahmad Rosma saat ditemui diruang kerjanya, Selasa (28/3/2017). (henrik)


Comment