Peduli Bahaya Narkoba, Wartawan di Bone Lakukan Tes Urine

Peduli Bahaya Narkoba, Wartawan di Bone Lakukan Tes Urine

BONE, BERITA-SULSEL.COM – Usai gelar seminar bersama Badan Nasional Narkotika Kabupaten (BNNK) Bone dengan tema peran pers dalam upaya Pencegahan Pemberantansan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), Rabu (12/4/17), sejumlah wartawan lakukan tes urine untuk menyatakan diri terhindar dari penyalahgunaan narkoba.

Tes urine ini adalah permintaan langsung dari wartawan salah satu TV swasta di Bone, untuk memastikan bahwa wartawan yang akan ikut sosialisasikan narkoba juga bebas dari barang haram tersebut.

Baca Juga : BNN Bone Galang Wartawan Berantas Narkoba

“Untuk perangi narkoba bisa dimulai dari sekarang dengan melakukan tes urine supaya diketahui kalau wartawan tidak menggunakan narkoba” ucap Bahtiar.

Sebelumnya, Eko Nugroho, Kabid di Dinas Kesehatan Bone sudah menyampaikan tentang bahaya narkoba dihadapan para awak media. Dari data yang ada, di Indonesia pengguna narkoba sudah mencapai 1,3 sampai 3 juta orang dengan perbandingan laki-laki 8 persen dan perempuan 20 persen.

Saat ini Kabupaten Bone masuk daerah darurat narkoba dengan kelompok umur 16 hingga 25 tahun. Para pecandu narkoba ini kebanyakan menggunakan jarum suntik hingga rentan menderita penyakit HIV Aids.

Baca Juga : Heboh Dana Hibah, Sejumlah Media Lokal di Bone Kecipratan

“Narkotika ini sebenarnya dimanfaatkan dalam ilmu medis untuk mengurangi rasa nyeri pada pasien namun disalahgunakan dengan penggunaan yang berlebihan. Zat adiktif sendiri bukan narkotika atau psikotropika tapi bisa menimbulkan ketergantungan seperti alkohol, rokok dan kafein” jelas dokter Eko.

Dia menambahkan bahwa alasan kebanyakan pengguna narkoba adalah untuk membebaskan diri dari derita, euforia, merasa paling hebat dan kuat sehingga mampu beragumentasi dengan lebih baik.

Baca Juga : Yummy…Telur Asin Rasa Jahe Ala Dinas Peternakan Bone

Tanpa sadar narkoba menyerang otak hingga pengguna merasa depresi, teransang dan punya halusinasi yang tinggi.

“Dampak medis narkoba pengguna akan merasakan kecemasan hingga paranoid dan akhirnya depresi. Narkoba bisa mengakibatkan ketergantungan dan jika berhenti akan menyebabkan sakau dimana pengguna akan merasa jantungnya berdebar, airmata berlebihan, pupil mata melebar, keringat berlebihan hingga mudah marah” tambahnya. (Eka)


Comment