
SOPPENG, BERITA-SULSEL.COM – Beberapa Kepala sekolah Dasar (SD) serta Sekolah Menegah Pertama (SMP) di Kabupaten Soppeng mengeluhkan lambatnya pencairan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) ditriwulan pertama tahun 2017.
Kepsek Sekolah Dasar 144 Madello, Rusdi mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menerima dana BOS. Sehingga, proses belajar mengajar dan melaksanakan kegiatan yang ada di sekolahnya pihaknya harus berutang.
“Saat ini kami banyak utang yang mau dibayar, termasuk kegiatan sekolah terganggu,” katanya, Minggu (30/4/2017). Baca Juga : Realisasi Program Akar – Super di Soppeng Tak Tercapai Sepenuhnya
Informasi yang dihimpun berita-sulsel.com, beberapa sekolah dasar di Soppeng, untuk terus melanjutkan proses belajar mengajar, mereka meminjam uang untuk kegiatan sekolah, termasuk persiapan menghadapi ujian nasional. Setelah dana BOS cair baru ganti.
Kepala Dinas Pendidikan Soppeng, Lukman mengatakan, phaknya hanya membuatkan rencana anggaran terhadap 252 sekolah dasar, 41 Sekolah Menegah Pertama serta beberapa sekolah swasta. Baca Juga : Dinas Pendidikan Soppeng Sembunyikan Data Dana BOS
Untuk pencairan anggaran tersebut, jelas Lukman, pihaknya menunggu dari provinsi. Sebab, dan BOS akan masuk ke kas keuangan daerah dan langsung rekening sekolah.
Keterlambatan pencairan dana BOS, jelas Lukman, disebabkan adanya aturan baru, sehingga harus melalui beberapa proses sebelum dicairkan. Namun, pencairan tersebut tak akan lama lagi. Baca Juga : Pemda Soppeng Ajak Warganya Makmurkan Masjid
“Sekarang dikeuangan daerah dan sudah diproses. Selasa besok, 2 Mei 2017, keuangan daerah akan menyurat ke DPRD Soppeng,” jelas Lukman. (Henrik)
Comment