Maju Pilwalkot Makassar, Andi Mustaman Belum Pikirkan Pendamping

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Calon Wali Kota Makassar, Andi Mustaman mengembalikan formulir pendaftarannya sebagai calon Wali Kota di Partai Amanat Nasional (PAN), Senin (22/5/2017).

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Bakal calon Wali Kota Makassar, Andi Mustaman mengaku belum memikirkan siapa yang akan mendampinginya untuk maju di Pemilihan Wali Kota Makassar tahun 2018 mendatang.

Eks legislator DPRD Sulsel dua periode ini mengaku masih fokus untuk mencari partai pengusung untuk maju Pilwalkot Makassar. Hal ini dilakukannya sebagai penegasan bahwa dirinya akan maju melalui jalur dukungan partai.

“Belum kami pikirkan simulasi paket, kami saat ini fokus untuk partai. Saya tidak melalui jalur independen, sehingga akan berusaha mendapatkan partai pengusung sebagai syarat utama mendaftar di KPU nantinya,” ujar Aman sapaan akrabnya di Makassar, Selasa 23/5/2017.

Kata dia, pihaknya saat ini bergerak mencari dukungan partai dimana siap untuk mematuhi segala mekanisme yang dikeluarkan masing-masing partai.

“Tentu saya akan ikuti semua tahapan dan mekanisme yang ditetapkan oleh partai. Saya sadari betul, setiap parpol akan punya persyaratan yang berbeda. Untuk itu, saya akan jalani semua persyaratan, demi mendapat rekomendasi usungan sesuai kemampuan saya,” jelas tokoh pendidikan Sulsel ini,

Diketahui, Aman telah resmi mengambil formulir pendaftaran di empat partai yakni Paratai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dan Partai Bulan Bintang (PBB).

Bahkan, Ketua Yayasan Bhakti Bumi Persada yang membina STIE Wira Bhakti Makassar ini telah mengembalikan formulir pedaftarannya di Partai Gerindra dan PAN.

Untuk maju di Pilwalkot Makassar 2018 melalui jalur Parpol, calon minimal harus mengantongi 9 kursi di DPRD. Dengan syarat usungan tersebut, praktis masing-masing parpol masih membutuhkan koalisi untuk dapat mengusung calon. Golkar sendiri sebagai pemenang pemilihan legislatif (Pileg) Makassar 2014 lalu mengatrol 8 kursi, disusul Demokrat dengan 7 kursi.

Sementara, Gerindra sebagai peringkat ketiga dengan 5 kursi, dan NasDem 5 kursi. Selain itu, PPP juga memiliki 5 kursi yang sama dengan Gerindra dan NasDem, namun kalah jumlah total perolehan suara oleh dua partai tersebut.

Selain itu, parpol lainnya yang mengoleksi 5 kursi di DPRD juga dimiliki oleh Hanura, PKS. Sementara, partai yang mengantongi 4 kursi adalah PDIP dan PAN. Serta disusul oleh PKPI dan PBB yang masing-masing mengantongi 1 kursi.


Comment