
SELAYAR, BERITA-SULSEL.COM – Empat ratus orang peserta study banding asal kota Butta Toa, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan tiba di Kabupaten Kepulauan Selayar dengan menumpangi dua unit kapal ferry charteran dan delapan puluh satu unit armada kendaraan kecil.
Rombongan peserta study banding dan Rapat Kerja Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia dipimpin Wakil Bupati Bantaeng, Muhammad Yasin. Dari Pelabuhan Ferry Pamatata, rombongan langsung diarak menuju Rumah Jabatan Wakil Bupati Kepulauan Selayar di Jalan Poros Jenderal Sudirman Benteng.
Study banding yang dirangkaikan dengan rapat kerja Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dipusatkan di dua sekolah yang tahun ini menempati urutan pertama sebagai peraih nilai UNBK tertinggi di Sulawesi-Selatan. Kedua sekolah tersebut yakni, SMA Negeri 1 Bontomate’ne dan SMP Negeri 3 Benteng di jalan poros Fatmawati, Benteng.
Rombongan pengurus PGRI Kabupaten Bantaeng juga mengunjungi tempat wisata di Kepulauan Selayar. Perjalanan tour wisata diawali dari pusat jajanan kuliner kota Benteng, Hutan Mangrove Matalalang, Mesium Gong Nekara, Mesium Tanadoang Matalalang, Jangkar Raksasa Padang, Perkampungan Tua Bitombang, Perkampungan Nelayan Pesisir Padang, Pantai Baloiya dan Pantai Sunari, Dusun Tile-Tile Utara, Desa Patikarya, Kecamatan Bontosikuyu.
Selama berada di Kepulauan Selayar, rombongan menempati sejumlah pemondokan dan home stay yang disiapkan tuan rumah. Hal tersebut disampaikan Ketua PGRI Kepulauan Selayar, Mustakim Karim.
Kegiatan konferensi kedua PGRI Kabupaten Bantaeng yang dipusatkan di Kabupaten Kepulauan Selayar dibuka secara langsung Bupati, Muh. Basli Ali didampingi Ketua PGRI Provinsi Sulsel, Nasir Was’ud bersama jajaran Forkopimda, dan Ketua PGRI Selayar, Mustakim Karim. (fadly syarif)
Comment