Bawaslu Bone Ingatkan Pengeluaran Dana Panwascam Jangan Mencolok

BONE, BERITA-SULSEL.COM — Antisipasi penyalahgunaan anggaran, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bone menggelar bimbingan teknis keuangan Panwascam dalam rangka pemilihan gubernur, bupati dan walikota tahun 2018 dengan tagline bersama rakyat awasi pemilu, bersama bawaslu tegakkan keadilan pemilu, di aula Hotel Wisata, Minggu (1/4/18) malam.
Kepala Sekertariat Bawaslu Bone, Mulyadi, mengatakan kalau anggaran yang digunakan oleh Bawaslu Kabupaten Bone adalah dana hibah yang dimasukkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), sebesar Rp 18 milyar 900 juta.
“Dari 18 milyar 900 juta, sudah dilaksanakan 2 milyar pada 2017 lalu dan dana hibah paling banyak diserap oleh kecamatan” ungkap Mulyadi. 
Sementara itu, Ketua Bawaslu Bone, Hj Jumria, mengungkapkan bahwa dalam pemberian anggaran tahap pertama masih belum merata.
“Saat pemeriksaan lpj per kecamatan nanti akan cepat terdeteksi, kalau terlalu mencolok perbedaan akan dikroscek siapa yang rakus” tegas Jumria.
Jumria juga mengingatkan jika nanti dana tahap kedua keluar tidak boleh ada pengeluaran yang terlalu tinggi dan mencolok.
“Kalau ada pengeluarannya tinggi mencolok kami akan panggil khusus, lpj yang terlalu tinggi akan kami suruh ulangi karena bisa merusak lembaga. Sistem keuangan online akan dipantau langsung oleh Bawaslu RI, jika terlalu mencolok bisa saja akan disuruh lakukan pengembalian” tambahnya. (eka)


Comment