Rayakan Mayday, Polres Luwu Utara Gelar Aksi Sosial

MASAMBA, BERITA-SULSEL.COM
Kapolres Luwu Utara, AKBP Boy FS Samola mengumpulkan beberapa lembaga seperti KNPI, Pemda, PMII, Perbankan, Perusahaan Retail, dan organisasi buruh untuk bersama melakukan aksi sosial, disalah satu warkop di Kota Masamba, Minggu 29 April 2018.

Aksi sosial tersebut rangkaian perayaan Mayday, tanggal 1 Mei 2018. Mayday adalah sinyal tanda bahaya standar internasional yang digunakan dalam komunikasi radio, berasal dari bahasa Perancis m’aidez yang berarti “tolong aku”.

Mayday dipakai banyak lembaga seperti polisi, pilot, pemadam kebakaran, dan organisasi transportasi untuk memberitahukan keadaan keadaan bahaya atau darurat.

Panggilan darurat Mayday selalu diucapkan sebanyak tiga kali (“mayday mayday mayday”) untuk menghindari kesalahan penerimaan atau salah dengar penerima dalam keadaan yang berisik pada radio.

Boy FS Samola mengatakan, aksi sosial yang dilakukan pihaknya bertujuan merubah mindset warga, perayaan mayday seharusnya diisi dengan kegiatan positif.

“Mayday is Fun Day. Kita libatkan semua pihak termasuk para buruh untuk terlibat dalam aksi ini,” ujar Boy.

Sementara itu, Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Luwu Utara, Enyon mengaku mengapresiasi aksi sosial tersebut.

“Kami dari Pemda sangat mendukung dan turut serta mensukseskan kegiatan ini,” kata Enyon.

Perayaan Mayday akan dilaksanakan di Lapangan Taman Siswa Masamba ini dengan apel pagi kemudian dilanjutkan senam massal.

Selain itu donor darah dan pembangunan salah satu rumah warga yang tertimpa musibah kebakaran.

“Senam massal nanti disiapkan door prize dengan total hadiah bernilai jutaan rupiah serta beberapa penghargaan bagi buruh terbaik,” paparnya. (ibnu)


Comment