Lantik Pengurus KONI Maros, Darmawangsyah Muin Tekankan Pembinaan dan Perhatian ke Atlet

Ketua KONI Sulsel Darmawangsyah Muin bersama Bupati Maros Chaidir Syam melantik pengurus KONI Kabupaten Maros periode 2026–2030 di Grand Hall II Waterboom Maros, Rabu (22/7/2026).

MAROS, BERITA-SULSEL.COM – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Selatan, Darmawangsyah Muin, resmi melantik pengurus KONI Kabupaten Maros periode 2026–2030. Prosesi pengukuhan tersebut berlangsung khidmat di Grand Hall II Waterboom Maros pada Rabu (22/7/2026).

Dalam sambutannya, Darmawangsyah mengapresiasi tinggi kesiapan panitia serta semangat membara para pengurus baru. Oleh karena itu, ia menilai antusiasme tersebut menjadi modal dasar yang sangat krusial demi membangun kejayaan prestasi olahraga di Kabupaten Maros.

Selain itu, mantan Wakil Ketua DPRD Sulsel tersebut mengimbau kepengurusan baru agar menjalankan amanah dengan penuh keikhlasan. Sebab, fokus utama organisasi harus tertuju pada pembinaan atlet lokal secara konsisten dan berkelanjutan.

“Persiapan Maros ini sangat luar biasa. Saya yakin Maros ke depan mampu melahirkan atlet-atlet muda berprestasi dengan semangat yang besar. Apalagi jika seluruh pengurus ikhlas menjalankan amanah sebagai pengurus KONI Maros,” ujar Darmawangsyah yang juga menjabat Wakil Bupati Gowa tersebut.

Selanjutnya, ia mengucapkan selamat bekerja kepada jajaran pengurus yang baru mengucap janji. Lebih lanjut, ia menaruh harapan besar agar KONI Maros mampu menggapai target menembus posisi tiga besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulsel XVIII di Kabupaten Bone dan Wajo pada November 2026 mendatang.

Bahkan, Darmawangsyah memberikan jaminan tegas terkait masa depan para atlet daerah. Ia memastikan bahwa KONI Sulsel akan memberikan perhatian khusus bagi atlet-atlet Maros yang berhasil memanen medali pada ajang Porprov. Nantinya, para jawara tersebut bakal memperkuat kontingen daerah menuju ajang Pra-PON hingga PON 2028.

“Saya sudah mewanti-wanti panitia Porprov. Kalau ada atlet Maros yang berprestasi, tentu KONI Sulsel akan melibatkan mereka di Pra-PON dan PON 2028. Jangan sampai ada atlet berprestasi dari Maros tetapi bukan mereka yang berangkat ke ajang nasional,” tegasnya secara lugas.

Kemudian, ia menambahkan bahwa kunjungannya ke Maros tidak sekadar untuk melantik kepengurusan baru. Sebaliknya, ia memantau langsung kesiapan teknis daerah sekaligus memetakan potensi atlet muda berbakat yang siap membela Sulawesi Selatan di tingkat nasional.

“Saya datang ke Maros punya kepentingan, yaitu melihat pembinaan atlet-atlet muda agar nantinya banyak yang bisa kami libatkan di Pra-PON dan PON. Namun kuncinya satu, mereka harus menunjukkan prestasi dengan menjadi juara di Porprov 2026,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Maros Chaidir Syam menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Maros dalam mendukung kepengurusan baru. Oleh sebab itu, ia sangat optimistis target peringkat tiga besar Porprov Sulsel XVIII dapat terwujud melalui kolaborasi yang solid.

“Insyaallah pengurus KONI yang baru mampu mengharumkan nama Kabupaten Maros. Kita melihat ketua yang baru sangat agresif dan memiliki semangat besar membangun olahraga di daerah ini,” tutur Chaidir optimis.

Oleh karena itu, Pemkab Maros siap mengucurkan dukungan berkelanjutan, khususnya melalui penguatan fasilitas serta sarana pembinaan atlet usia dini. Di samping itu, Ketua KONI Kabupaten Maros, Chaerul Syahab, memancangkan target tinggi dengan mengincar 44 medali emas pada Porprov Sulsel XVIII.

Untuk mengejar target prestisius tersebut, Chaerul membeberkan tiga langkah strategis. Pertama, ia membenahi tata kelola administrasi seluruh cabang olahraga. Kedua, pihaknya meningkatkan kualitas pelatih dan wasit lewat sertifikasi berkala. Ketiga, pengurus memaksimalkan pembinaan melalui pemusatan latihan mandiri (training center) bagi para atlet unggulan.

“Ada tiga prioritas yang kami lakukan untuk mencapai target tiga besar Porprov. Pertama, membenahi administrasi cabang olahraga melalui tata kelola organisasi yang lebih baik. Kedua, meningkatkan kualitas pelatih dan wasit dengan mengikutsertakan mereka dalam berbagai pelatihan. Ketiga, memaksimalkan pembinaan prestasi melalui training center (TC) mandiri bagi atlet yang akan tampil di Porprov. Itu yang menjadi fokus kami,” pungkas Chaerul.

Adapun acara pelantikan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Maros Muetazim Mansyur, Anggota DPRD Sulsel Andi Patarai dan Irfan AB, Kapolres Maros AKBP Douglas Mahendrajaya, Sekum KONI Sulsel, jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, serta para perwakilan cabang olahraga se-Kabupaten Maros.


Comment