MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Wakil Dekan 3 Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia (FKM UMI), Dr. A. Surahman Batara, SKM, M.Kes mengaku bangga dengan alumnininya yang bertugas sebagai tenaga kesehatan di berbagai wilayah pelosok di Indonesia.
Diketahui, lima alumni FKM UMI menjadi tenaga kesehatan Program Nusantara Sehat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Mereka adalah Mereka adalah, Aksa Apriandi penempatan Puskesmas Pendang Kabupaten Barito Selatan Kalimantan Tengah, A. Sitti Namirah penempatan Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, Rahmania penempatan Puskesmas Bantai Bambure Kabupaten Barito selatan Kalimantan Tengah
, dan Isharyadi Putra penempatan Puskesmas Jejangkit Kabupaten Barito Kuala Kalimantan Selatan.
Selanjutnya, Irmayanti lubis yang menjadi tenaga kesehatan di PKM Kayang, Kecamatan Pantar Barat Laut, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT).
“Tentunya senang dan bangga melihat alumni FKM UMI dapat bertugas di berbagai wilayah pelosok di Indonesia. Tentunya, tugas mereka sangat mulia untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang merata di seluruh wilayah Indonesia,” jelas Surahman.
Kata dia, Program Nusantara sehat merupakan upaya pemerintah Indonesia untuk menempatkan tenaga kesehatan di berbagai daerah Daerah Tertinggal, Perbatasan dan Kepulauan (DTPK) dengan kriteria terpencil dan sangat terpencil.
Program Nusantara Sehat termasuk urutan ke-3 agenda Jokowi-JK yang berbunyi “membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan”, dengan kata lain, Nusantara Sehat ini menggantikan program PTT yang dulunya program Presiden SBY.
Yang membedakan antara PTT dengan Nusantara Sehat adalah jenis tenaga kesehatannya, di PTT tenaga kesehatan hanya bidan saja sedangkan Nusantara Sehat terkait semua bidang kesehatan seperti dokter umum, doker gigi, perawat, bidan, farmasi, kesehatan masyarakat, gizi, analis laboratorium, dan kesehatan lingkungan.
Comment