BARRU, BERITA-SULSEL.COM – Masyarakat di sejumlah desa di Kecamatan Pujananting, Kabupaten Barru, mulai habis kesabaran. Pasalnya, jaringan listrik milik PLN sering mengalami gangguan mendadak dengan durasi pemadaman yang tergolong sangat lama.
Kondisi ini meresahkan warga karena pemadaman sering terjadi tanpa pemberitahuan sebelumnya. Gangguan tersebut biasanya memuncak saat cuaca buruk atau ketika malam hari tiba. Akibatnya, banyak aktivitas rumah tangga dan ekonomi warga yang terbengkalai.
Dampak Buruk bagi Pendidikan dan Usaha
Salah seorang warga mengungkapkan bahwa pemadaman ini tidak hanya sekadar “mati lampu” biasa. Durasi pemadaman yang mencapai 4 hingga 5 jam membuat masyarakat sangat kesulitan.
“Kalau mati lampu sudah sering terjadi. Yang bikin resah itu lamanya. Kadang sampai 5 jam baru nyala lagi. Anak-anak susah belajar, isi kulkas rusak, dan usaha warung kami juga sangat terganggu,” keluh warga setempat.
Diduga Akibat Jaringan Tua
Meskipun warga telah melaporkan masalah ini berkali-kali kepada petugas PLN setempat, namun gangguan serupa terus berulang. Masyarakat menduga bahwa infrastruktur kabel dan tiang listrik di wilayah Pujananting sudah tua. Selain itu, kurangnya perawatan rutin di area tersebut memperparah keadaan saat hujan turun.
Oleh karena itu, warga mendesak PLN Cabang Barru untuk segera turun tangan. Mereka menuntut pihak PLN melakukan pengecekan menyeluruh dan perbaikan permanen pada jaringan listrik di Kecamatan Pujananting.
Selanjutnya, warga berharap adanya transparansi informasi jika memang terjadi pemeliharaan terencana. Dengan begitu, masyarakat dapat mengantisipasi dampak pemadaman dan tidak mengalami kerugian materi yang lebih besar.
Comment