Ayo Buruan Daftar, STMIK Handayani Makassar Terima 400 Mahasiswa Baru

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Tahun akademik 2019/2020, Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Handayani kembali membuka pendaftaran mahasiswa baru (Maba).

Ketua Panitia Penerimaan Maba STMIK Handayani, Guntur S.Kom, M.Kom mengatakan, tahun ini pihaknya hanya menerima 350 hingga 400 mahasiswa baru. Jumlah tersebut disesuaikan dengan jumlah kelas dan rasio dosen serta fasilitas penunjang lain.

Kata dia, saat ini pihaknya membina beberapa program studi dengan pendidikan jengang strata satu (S1) seperti Sistem Komputer, Teknik Informatika dan Sistem Informasi. Selain itu, dua Prodi jenjang Diploma tiga atau D3 yakni Manajemen Informatika dan
Komputerisasi Akuntansi.

Video Penerimaan Maba

“Tahun ajaran 2019-2020, kami hanya membuka 10 kelas. Sehingga, jumlah terbanyak 400 mahasiswa. Prodi Teknik Informatika empat kelas, sedang Sistem Komputer dan Sistem Informasi masing-masing dua kelas,” ujarnya, Sabtu (22/12/2018).

“Untuk Prodi Manajemen Informatika dan Komputerisasi Akuntansi masing-masing satu kelas dengan jumlah mahasiswa mencapai 80 orang,” tambahnya.

Kata Guntur, pendaftaran mahasiswa dibagi beberapa gelombang, pertama Januari hingga Mei. Tahap kedua Juni hingga Agustus.

“Masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan di STMIK Handayani bisa langsung mendaftarkan diri kepada panitia di kampus atau mengujungi website kami,” jelasnya.

Beasiswa

Guna mendorong pemenuhan kualitas sumber daya mahasiswa yang handal dan unggul, kata Guntur, pihaknya menyiapkan berbagai fasilitas, seperti ruang kuliah yang nyaman, perpustakaan dengan ribuan buku serta laboratorium yang lengkap.

“Tak hanya itu, kami juga menyiapkan berbagai bantuan pendidikan untuk mahasiswa yang kurang mampu dan berprestasi. Bantuan tersebut bersumber dari Yayasan Pendidikan Handayani, Pemerintah daerah dan Dikti,” ujarnya.

Menurut Guntur, pemberian beasiswa bertujuan membantu mahasiswa mencari ilmu yang sesuai dengan bidang yang hendak dikuasai.

“Melanjutkan pendidikan kejenjang yang lebih tingga hal utama masalah pembiayaan,” terangnya.

Bantuan pendidikan ini, jelas Guntur, mendorong mahasiswa sebagai generasi baru lebih cerdas dan pintar.


Comment