Sinkronkan Semua Potensi, UNM Jadikan Alumni Sebagai Sparing Partner

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Sedikitnya 18 ribu alumni Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali akan berkumpul di Makassar tanggal 19 hingga 20 Januari 2019.

Pertemua alumni teesebut dikemas dalam bentuk Musyawarah Besar (Mubes) VII dan Silaturrahmi Nasional (Silatnas) II, di Hotel Four Point Makassar.

Ketua panitia pelaksanaan Mubes dan Silatnas IKA UNM, Dr. Syamsu Rizal MI, S.Sos, M.Si mengatakan, saat ini jumlah alumni mencapai 180 ribu yang tersebar diseluruh Indonesia maupun manca negara.

Video Persiapan Mubes dan Silatnas

Kata dia, pertemuan alumni bertujuan mensinkronkan dengan semua potensi alumni untuk mendorong UNM menjadi lebih baik lagi. Termasuk pengembangan sumber daya mahasiswa jika sudah menyelesaikan studi.

“Tahun lalu UNM berapa diposisi diangka 60 perguruan tinggi terbaik di Indonesia, sekarang diangka 20. Kehadiran alumni nantinya bisa mendorong UNM untuk masuk sebagai universitas terbaik di Indonesia,” jelasnya dihadapan wartawan, Selasa (7/1/2019).

Kata Deng Ical, sapaan akrabnya, Rektor UNM, Prof Husain Syam membutuh sparing partner untuk pengembangan lembaga, sehingga dibutuhkan keterlibatan alumni.

“Kami sudah punya data base alumni. Pada Silatnas 2016 lalu, jumlah alumni yang sudah mendaftar sebanyak 18 ribu, tapi yang datang 14 ribu lebih. Angka ini akan bertambah,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Sekretaris Panitia, Prof Hasnawi Haris. Kata dia, Mubes dan Silatnas kali mengusung tema “sinergitas alumni bekerja untuk bangsa”.

“Kami juga mengundang Mensesneg dan Menristekdikti. Termasuk presiden RI,” jelas Prof Hasnawi.

Dekan Ilmu Sosial UNM ini menambahkan, UNM dibawah kepemimpinan Prof Husain Syam banyak prestasi yang diraih seperti akreditasi unggul. Hal ini harus ditahu oleh alumni.

Sementara itu, Rektor UNM, Prof Husain Syam mengatakan, Mubes ini menjadi perhelatan akbar untuk masyarakat UNM. Selain Mubes juga dilakukan Silatnas kedua.

Kata dia, melalui pertemuan ini, pihaknya mendorong alumni untuk menyatuhkan kekuatan mengembangkan UNM serta sumber daya manusianya dengan mensinkronkan semua potensi yang ada.

“Alumni belum beri kontribusi, namun laju pengembangan UNM sudah jalan dengan kencang. Apalagi jika ada dukungan alumni, pasti akan lebih baik,” ujarnya.

“Alumni menjadi kekuatan besar bagi UNM untuk memacu dan mendorong lembaga lebih baik lagi,” tambahnya.

“Kegaiatan ini dimulai dari diskusi akhir tahun 2019. Disini kami sepakat untuk melakukan pertemuan bersama dengan alumni melalui Mubes dan Silatnas,” terangnya. (*)


Comment