Ketua Forhati Sulsel : Perempuan Harus Cerdas

MAROS, BERITA-SULSEL.COM – Ketua Presidium Forum Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Wati (Forhati) Sulsel, Prof. Itjie Diana Daud mengatakan, setiap perempuan harus cerdas, pendidikannya mesti tinggi.

“Perempuan adalah madrasah pertama untuk anak-anaknya kelak. Perempuan menjadi sentral pendidikan bagi generasi mendatang. Sehingga, setiap perempuan dituntut untuk cerdas,” ujarnya saat menjadi pembicara Latihan Khusus Kohati (LKK) tingkat nasional Cabang Maros, Senin (25/02/2019).

Kegiatan dengan tema “Identitas Kohati Menuju Paripurna, Optimalisasi Peran dalam Membangun Karakter Bangsa” dilaksanakan kantor di Dinas Sosial Kabupaten Maros selama 4 hari, tanggal 25 hingga 28 Februari 2019.

Menurut Prof Itjie, setiap kader HMI-Wati harus pintar membagi waktu, baik untuk pekerjaan rumah dan pendidikan. Sebab, mencapai keparipurnaan, seorang muslimah mesti cerdas.

Kata Prof Itjie, kaum perempuan akan menghadapi banyak tantangan.

“Perempuan akan menjadi ibu dan mendidik anak-anaknya. Sehingga, peran perempuan sangat penting bagi kemajuan bangsa. HMI-Wati adalah perempuan yang mumpuni dalam hal tersebut,” ungkapnya.

Prof Itjie juga memberikan motivasi kepada peserta LKK tingkat nasional tersebut dan memberikan arahan mengenai cara meraih cita-cita. Dirinya juga memperkenalkan buku barunya berjudul “Segelas Cokelat Hillary”.


Comment