AIPKI – KDI Susun Standar Nasional Pendidikan Dokter Indonesia

JAKARTA, BERITA-SULSEL.COM – Kolegium Dokter Indonesia (KDI) menggelar rapat bersama dengan Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI) di PB IDI, Jalan Dr. Ratulangi Menteng Jakarta pusat, Ahad (17/3/2019).

Ketua Bidang Riset dan Publikasi Ilmiah PB IDI, Dr. Marhaen Hardjo mengatakan, rapat bersama yang dilakukan pihaknya guna menyusun Standar Nasional Pendidikan Kedokteran Indonesia Buku SNPDI mencakup standar kompetensi dan pendidikan dokter yang akan di sahkan Konsil Kedokteran Indonesia.

Kata dia, isu yang mengemuka akhir-akhir ini yakni mengembalikan muatan biomedik dalam SNPDI yang dirasakan sangat kurang dalam SNPDI sebelumnya.

Kata dia, penguatan muatan biomedik dalam SNPDI menjadi perhatian utama. Pasalnya, banyak keluhan tentang lemahnya pemahaman ilmu kedokteran dasar dari dokter selama ini.

“Bahkan disinyalir ada beberapa Prodi yang sudah tidak mengajarkan ilmu kedokteran dasar secara lengkap. Hal ini disebabkan minimnya tenaga pengajar dalam bidang ilmu ini,” pungkas Marhaen.

Rapat ini juga dihadiri Koordinator Bidang pendidikan, Alih Teknologi dan Penelitian PB IDI, Dr. Muh Akbar, Sp.S(K), M.Biomed, Ph.D, Ketua AIPKI Dr. Machmud Ghaznawi, Ph.D, Sp.PA(K) dan wakil ketua KDI sekaligus pakar biomedik Prof. Dr. Moch. Sadikin, D.Sc. (*)


Comment